Travel Information :

Showing posts with label Wisata Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Wisata Kuliner. Show all posts

8 Kuliner Khas Cirebon Yang Patut Anda Coba

Kuliner Khas Cirebon - Wisata Kuliner - Kuliner Khas Cirebon.Sahabat TravelEsia dalam rubrik wisata kuliner kali ini.TravelEsia Ingin menganjak anda semua untuk menikmati 8 Kuliner Khas Cirebon.Kuliner Khas Cirebon ini memiliki keunikan tersendiri yang tentunya tidak dapat sahabat TravelEsia temukan di kota manapun di indonesia.
kuliner khas cirebon

Kuliner Khas Cirebon

Siapa yang tak kenal Kota Cirebon? Mungkin jika ada yang tak kenal Kota yang berjuluk Kota Udang tersebut ini berarti ia adalah termasuk orang-orang yang tidak pernah mudik atau memang tidak mempunyai televisi di rumahnya. Bayangkan saja nama kota Cirebon ini sering disebut. lantaran sebagai kota transit dan juga penghubung antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kuliner Khas Cirebon ini TravelEsia Rangkum untuk anda dengan tujuan menambah wawasan nusantara anda mengenai keanekaragam kuliner nusantara,berikut 8 Kuliner Khas Cirebon TravelEsia magazine suguhkan untuk anda.

1.Empal Gentong

kuliner khas cirebon
Empal Gentong adalah makanan khas masyarakat Cirebon, Jawa Barat. Makanan ini mirip dengan gulai (gule) dan dimasak menggunakan kayu bakar (pohon mangga) di dalam gentong (periuk tanah liat). Daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Empal gentong berasal dari desa Battembat, kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.

Nama empal gentong memang sesuai dengan bahan utama racikan hidangan berkuah asal Cirebon ini. Nama empal menunjukkan bahan utamanya memang daging sapi dengan sedikit lemak. Sedangkan sebutan gentong untuk menunjukkan proses memasaknya memakai kuali atau periuk tanah liat. Istilah empal di Cirebon adalah gulai, bukan gepuk atau dendeng.

Disebut demikian karena dimasak paling sedikit lima jam dalam gentong atau kuali menggunakan bahan bakar khusus, yaitu kayu dari pohon asam. Hal itu guna menciptakan rasa dan tingkat keempukan daging. Cara memasak dengan kuali ini sudah dilakukan secara turun temurun. Wadah tanah liat yang sudah dipakai bertahun-tahun akan memberi sentuhan rasa sedap yang tiada tara. Tentu saja karena kerak bumbu sudah mengendap di pori-pori tanah liatnya.

Selain menggunakan kayu bakar dan gentong, makanan ini disajikan dengan daun kucai (Chlorella sorokiniana) dan sambal berupa cabai kering giling. Sambal empal gentong ini sangatlah pedas sebab merupakan saripati cabai merah kering yang kemudian ditumbuk. Empal gentong dapat disajikan dengan nasi atau juga lontong.

Lontong menurut orang cirebon hanyalah beras yang dimasukan kedalam daun pisang yang sudah dibentuk silinder, tidak ada campuran lainnya, kemudian direbus selama 4 jam. Pada saat disajikan api harus tetap membara untuk menjaga suhu makan standar. Paduan daun kucai sebagai penyedap sekaligus penetralisir lemak serta sambal cabai kering dan kerupuk rambak (kerupuk kulit kerbau) menjadikan rasa yang khas. Mencari pedagang empal gentong sekarang agak susah karena mereka biasanya menggunakan gerobak untuk mendorong dagangannya.

2.Tahu Gejrot 

kuliner khas cirebon
Siapa yang tidak mengetahui rasa makanan Tahu gejrot khas Cirebon ? kalaupun ada yang tidak mengetahuinya mungkin harus mencobanya. Tahu yang dipotong-potong kecil dan di bumbui garam, bawang merah, bawang putih, gula merah dan cabe, kemudian di ulek seperti halnya membuat sambal dalam coet namun ini beda setelah di ulek diberi air yang sudah dibumbui oleh kecap dan gula aren yang sebelumnya di godok dan kemudian di dinginkan, bumbu cair inilah yang membasahi potongan Tahu dan menjadikan ciri khas Tahu gejrot yang rasanya selalu menempel di lidah.
Tahu Gejrot, namanya unik dan dari nama unik itu menyimpan sejuta rasa nikmat di lidah, makanan ini berupa Tahu khusus yang rasanya tawar kemudian dicampur dengan bumbu cair berwarna kecoklatan dan alas makannya pun terbuat dari tanah yang dibuat berupa piring kecil yang disebut dengan Coet dan cara makannya pun memakai tusukan yang terbuat dari bambu, pokoknya kelihatannya menarik dan natural.
Ternyata perjalanan nama Tahu gejrot itu sudah ada sebelum Indonesia ini Merdeka 17 Agustus 1945, namun ketepatan tahun dan tanggal berdirinya makanan Tahu gejrot khas dari Daerah Cirebon ini belum dipastikan secara jelasnya, yang jelas sebelum kemerdekaan Indonesia Tahu gejrot sudah ada di Cirebon.

3.Sate Kalong

kuliner khas cirebon
Bau harum tercium semerbak saat sepiring kecil berisi sate itu disuguhkan. Bau harum itu berasal dari sate kalong yang baru saja selesai dibakar. Sate kalong adalah salah satu makanan khas Cirebon yang memiliki rasa yang khas jika dibandingkan dengan sate-sate lain pada umumnya. Sebenarnya sate kalong bukanlah terbuat dari daging kalong (kelelawar) tapi terbuat dari daging kerbau. Dinamakan sate kalong, karena sate ini biasanya hanya dijajakan pada malam hari seperti layaknya kelelawar yang selalu keluar saat senja tiba.

Sate kalong terdiri dari dua menu pilihan, yaitu daging yang ditumbuk halus dan diberi bumbu yang berasa manis seperti dendeng, serta sate yang terdiri dari potongan-potongan kecil daging atau yang diberi bumbu yang berasa asin dan gurih. Dalam penyajiannya, setelah sate ini usai dibakar kemudian disiram oleh bumbu yang berupa sambel oncom yang hangat, karena selalu dihangatkan dalam pendil yang diletakkan diatas perapian.

Biasanya sate kalong dijajakan dengan berkeliling menggunakan pikulan yang dilengkapi dengan klenengan kecil/lonceng, untuk menandakan bahwa sate tersebut lewat. Sate kalong sangat nikmat dimakan selagi hangat, karena selain rasa manis, pedas dan gurihnya yang menyatu di lidah, aroma harum yang ditimbulkan oleh sate ini, akan menambah cita rasa kita dalam menyantapnya. Namun sayang, keberadaan sate kalong di Cirebon saat ini sulit sekali dijumpai, bisa dikatakan keberadaan sate ini telah tergusur oleh sate lainnya seperti sate ayam maupun sate kambing. Ini dikarenakan karena sate kalong yang memang ukurannya satenya kecil-kecil lebih sedap disantap sebagai camilan ketimbang sebagai menu makanan utama.

4.Docang

kuliner khas cirebon
Docang. Makanan khas Cirebon ini memang tidak terlalu dikenal jika dibandingkan dengan nasi jamblang dan emplang gentong misalnya. Sebelumnya saya juga tidak tahu apa itu docang. Saat akan ke Cirebon, ibu saya berpesan agar saya mencoba kuliner Cirebon yang bernama docang.Nama docang sendiri merupakan singkatan dari kacang dibodo (dibacem) atau tempe bungkil (dage) yang menjadi bahan utama dalam kuah docang ini. Sejarah docang tak lepas dari perjalanan penyebaran agama Islam di tanah Cirebon. 

Dari segi tampilan, docang mirip lontong sayur. Isinya tauge, rajangan daun singkong rebus atau daun pepaya, lontong, dan taburan parutan kelapa di atas kuah kental berwarna kemerah-merahan. Tak ketinggalan kerupuk yang khusus didatangkan dari Kecamatan Plered, Cirebon.

Sejarah Docang Dahulu Di Sukai Oleh Para Wali, Sekilas cerita singkat sejarah makanan khas yang satu ini yaitu Docang, Kala itu para wali ini menyebarkan agama Islam masuk ke pelosok Jawa, dan munculah sosok yang bernama Pangeran Rengganis yang mempunyai niat jahat untuk membunuh para wali dengan makanan docang.

Dialah yang pertama kali membuat docang dari sisa-sisa makanan para Sultan saat itu yang tidak habis, dan setelah itu menghidangkannya ke tengah-tengah para wali yang sedang berkumpul di Masjid Sang Cipta Rasa, Keraton Kasepuhan Cirebon.

Dan setelah para wali itu makan docang, para wali bukannya mati keracunan, ajaib memang, melainkan mereka merasakan makanan tersebut enak dan merekapun meminta nambah dan akhirnya sampai sekarang, kebiasaan dengan menyantap docang setiap menjelang Maulid Nabi Muhammad Saw menjadi tradisi di Cirebon, dan hingga sekarang makanan ini masih menjadi makanan khas Kota Cirebon karena dikenal sebagai Sejarah Docang Dahulu Di Sukai Oleh Para Wali.

Makanan Khas Cirebon Docang, berupa perpaduan dari Lontong, Daun Singkong, Toge, Krupuk yang berkolaborasi sayur Dage/Tempe Gembos (yang dihancurkan) serta di kombinasikan dengan parutan kelapa muda, dalam satu porsi docang ini terkandung 312,8 kkal, 14,8 gr protein, 4,9 gr lemak, dan 51,2 gr Karbohidrat, jadi docang ini sangat cocok untuk sarapan pagi.

Makanan ini mempunyai rasa khas yang gurih dan nikmat apabila disajikan dalam keadaan panas/hangat dan untuk harga relatif terjangkau semua kalangan, docang adalah makanan asli Cirebon yang lambat laun dengan segala kemajuan zaman dan perkembangan makanan Fast Food docang mulai bergeser dan lambat laun jarang ditemui.

5.Nasi Lengko

kuliner khas cirebon
Nasi lengko merupakan kuliner yang cukup sederhana yang memadukan nasi hangat ditambah potongan kecil tempe goreng dan tahu goreng, mentimun segar yang dicacah, tauge rebus, daun kucai yang dipotong kecil-kecil, bawang goreng, bumbu kacang, dan kecap manis. Biasanya kecap manis yang digunakan adalah kecap manis encer, bukan yang kental. Disiramkan ke atas semua bahan.Agar rasa nasi lengko lebih sempurna, Anda bisa menambahkan makanan pelengkap yaitu beberapa tusuk sate kambing dan kerupuk. Hmmm, dijamin nasi lengko Anda akan menggugah selera.

Nasi lengko juga memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, diantaranya karbohidrat yang terkandung dalam nasi putih, antioksidan yang baik bagi tubuh dan dapat mengurangi resiko penyakit jantung terdapat dalam tempe.Protein tinggi, zat besi, vitamin B kompleks, fosfor, omega 3 terkandung dalam kacang. Sedangkan mentimun kaya akan serat, vitamin A, B1, B2, C, dan asam manolat yang baik untuk tubuh.

Kubis baik untuk merangsang pembentukan glutation, yaitu zat yang diperlukan untuk menonaktifkan zat beracun dalam tubuh manusia, dan masih banyak lagi kandungan-kandungan gizi yang terdapat dalam Nasi Lengko 

Soal harga, nasi lengko cukup bersahabat dengan isi dompet. Untuk satu porsi nasi lengko, Anda cukup membayar sekitar Rp 8.000. Terkecuali, jika Anda menambah menu pelengkap lainnya, seperti sate kambing, gorengan, kerupuk dan lain-lain.

6.Nasi Jamblang

kuliner khas cirebon
Awalnya nasi jamblang ini dibuat untuk para pekerja paksa di zaman Belanda yang sedang membangun jalan raya Daendels dari Anyer ke Panarukan yang melewati wilayah Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Kasugengan. Sega Jamblang saat itu dibungkus dengan daun jati, mengingat bila dibungkus dengan daun pisang kurang tahan lama sedangkan dengan daun jati bisa tahan lama dan tetap terasa pulen. 

Hal ini karena daun jati memiliki pori-pori yang membantu nasi tetap terjaga kualitasnya meskipun disimpan dalam waktu lama. Uniknya, akan lebih nikmat dimakan secara tradisional dengan ’sendok jari’ dan alas nasi beserta lauk pauknya tetap menggunakan daun jati.
Sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa pada nasinya, hanya nasi putih biasa yang harus didinginkan terlebih dahulu beberapa jam, baru setelah itu dibungkus dengan daun jati. Ukuran nasinya tidak terlalu banyak, hanya segenggaman tangan orang dewasa.  “Kalau dibungkus pada saat panas akan membuat nasi berubah menjadi merah. itu yang kita tidak mau. Biasanya setelah nasi matang, langsung dikipas dan diangin-anginkan dan hal ini bisa membuat nasi tahan lama,”
               
Kini bagi anda yang berdomisili di daerah semarang anda bisa mengunjungi warung nasi jamblang di depan SMP 16 Ngaliyan Semarang yang berkonsep lesehan kaki lima, yang dapat memuaskan anda yang menyukai makanan yang tidak terlalu besar porsinya mirip dengan nasi kucing, namun nasi jamblang ini memiliki nilai tambah karena nasi nya di bungkus dengan daun jati sehingga menimbulkan sensasi berbeda, bagi anda pecinta kuliner wajib mencoba sensasi yang di tawarkan. 

7.Mie Koclok

kuliner khas cirebon
Mie Koclok adalah salah satu makanan atau kuliner khas dari kota Cirebon. Bahan pelengkap dalam kuliner ini adalah telor, suwiran daging ayam, dan beberapa sayuran seperti tauge, daun bawang lalu disiram kuah kental yang gurih.

Tentu, banyak sekali penjual mie koclok di kota Cirebon, tapi hanya ada beberapa yang terkenal se-Cirebon karena kualitas atau rasanya. Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Cirebon, tidak ada salahnya mencicipi mie koclok, salah satu kuliner khas Cirebon yang menggugah selera ini.
Mie Koclok itu sendiri sebenarnya merupakan mie rebus yang disajikan dengan siraman kuah kental, irisan daun bawang, kol, taoge, telur rebus, suwiran daging ayam.

Dari segi nama, mie koclok merupakan singkatan dari “Mie Khasnya Orang Cirebon yang Lebih Okey Memang Asik dan Istimewa

8.Bubur Sop

kuliner khas cirebon
Bubur ayam, semua pasti sudah sering mencicipi makanan yang satu ini. Ya wajar saja, biasanya dikonsumsi untuk santap sarapan. Bubur ayam banyak ragamnya itu yang saya tahu. Karena sering sekali saya menemukan bubur ayam disajikan dengan rupa dan cita rasa yang berbeda.

Tetapi intinya ya tetap bubur atau nasi yang dimasak lembut dan suir-suir daging ayam jadi poin wajib. Bubur ayam yang sering saya temui ada bubur ayam kering, ada bubur ayam yang agak berkuah, dan ada yang berkuah banyak. Nah yang saya temui di sini adalah bubur ayam yang berkuah, namaya adalah bubur sop ayam. Setidaknya itu yang saya lihat di spanduk kain yang dipasang di gerobak jualannya.

Bubur sop ayam ini sangat banyak kuahnya, jadi itu bubur seperti terbanjiri kuar. Malah dari tampilannya buburnya tak terlihat karena tertutup kuah kaldu tauco yang berwarna coklat, kemudian suiran ayam, kol, seledri dan kacang. Soal rasa yang saya rasakan ketika menikmati kuahnya yaitu berasa seperti kuah tauco. Bumbu tauconya sangat terasa, karena seperti ada kacang kedelainya. Yang saya tahu itu tauco itu terbuat dari kacang kedelai. Kalau rasa keseluruhan sih biasa saja, tidak terlalu berkesan. 

Ya begitulah rasanya ketika menyantap menu kuliner bubur ayam. Tapi setidaknya dengan mengenal ragam menu bubur ayam jadi menambah wawasan tersendiri.. 

Bagaimana Sahabat TravelEsia,Rubrik Wisata Kuliner Kali Ini,Jika Sahabat TravelEsia Mengunjungi Kota Cirebon Pastikan Anda untuk tidak melewatkan 8  Kuliner Khas Cirebon Yang Patut Anda Coba.Nantikan Rubrik Wisata Kuliner TravelEsia Pada Kesempatan Berikutnya.
,


Kapurung : Mengenal Kuliner Khas Luwu Sarat Kandungan Gizi

Kapurung - Wisata Kuliner - Kapurung Sahabat TravelEsia Rubrik wisata kuliner kali ini akan membahas kuliner unik khas sulawesi selatan.Panganan satu ini merupakan salah satu panganan terfavorit ulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur),Jika Sahabat TravelEsia berkunjung ke kota palopo maka banyak warung-warung menjajakan kuliner yang satu ini

kapurung

Kapurung

adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kepurung mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kepurung ini sering juga di sebut Pugalu.

Sepintas memang kuliner Kepurung ini seperti sayur biasa, karena bahan bakunya memang terdiri dari sayuran seperti : bayam, kacang panjang, kangkung, ontong (jantung) pisang, daun labu merah yang masih muda, dan irisan jagung muda.

kapurung
Bagi sebagian orang merasa aneh melihat sosok Kepurung, ada yang membayangkan harus makan lem dan sebagainya. sebenarnya anggapan bahwa sagu yang dimasak bentuknya menjadi lem. Sagu yang dipergunakan untuk Kepurung setelah menjadi adonan kental dan panas, kemudian dibentuk bulat-bulat dan dimasukkan keddalam air dingin, hasil akhirnya persis seperti cendol, yang bisa dipungut seperti kalau menikmati es cendol.

Kuah Kepurung terbuat dari sari ikan, ditambah ikan yang dihancurkan dan bumbu-bumbu, seperti kacang tanah goreng yang dihaluskan, bawang putih, garam, dan penyedap lainnya. cita rasa khas kapurung dihasilkan dari asam yang digunakan, yakni asam pattikala, atau buah kecombrang.  Selain menggunakan ikan, ada beberapa masyarakat, seperti yang saya jumpai di Mangkutana menambahkan daging kedalam Kepurung sebagai pelezat dan sumber protein hewani.

kapurung
Sebenarnya makanan ini pada zaman dulu adalah makanan pokok,namun seiring waktu berjalan, makanan ini tergusur oleh Nasi dari Beras. Namun di beberapa daerah makanan ini masih tetap dipertahankan sebagai makanan pokok khususnya Papua dan Maluku. Kalo agan-agan gak yakin sama kandungan gizi dalam Kepurung ini, gak usah khawatir. Karna di dalam Kepurung ini disajikan dengan campuran ikan atau daging sebagai sumber protein, dan aneka sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral.

Kepurung juga kadang disajikan bersama cacahan mangga mengkal, bumbu-bumbu, seperti kacang tanah goreng yang dihaluskan, bawang putih, garam, dan penyedap lainnya sebagai penambah selera. Kendati Kepurung ini termasuk makanan tradisional, tapi tidak membuat Kapurung kalah oleh resep-resep modern. Terbukti dibeberapa restoran, masih menyediakan Kepurung bersama dengan Makanan-Makanan modern lainnya.

kapurung
Saat dimakan, bola-bola sagu yang lembut dan kenyal meluncur mulus ke dalam kerongkongan disertai rasa asam, gurih, dan pedas dari kuah Kepurung. Memberikan sensasi kenikmatan tersendiri, karena kita tak perlu bersusah payah mengunyahnya. Asam dalam Kepurung tidak begitu saja menghapus jejak rasa gurih dari udang, ikan, ayam, dan kacang tanah di lidah. Namun jika ingin meningkatkan intensitas rasa asam, perasan jeruk nipis bisa ditambahkan ke dalam kuah.  

Makan Kepurung kurang lengkap rasanya jika tidak disertai dengan Lawa sebagai lauk. Lawa merupakan sayuran (bunga pisang atau daun pakis/paku) dan ikan yang dimatangkan dengan menggunakan asam baik dari jeruk maupun cuka. Ikan yang dijadikan lawa adalah ikan mentah berdaging putih, seperti mairo , bolu/bandeng atau yang lainnya yang dihilangkan tulangnya kemudian direndam dalam air jeruk atau cuka makan beberapa saat. begitu pula dengan sayuran, dimatangkan dengan cara merendam dalam air jeruk nipis atau cuka. 

Untuk Membuatnya..Apa Yang harus Saya Sediakan ??

Bahan :
500 g. Dada ayam, dibakar sedikit, suwir-suwir, sisihkan

Sayur-sayuran (secukupnya) :
Kangkung/daun pakis/daun mandrak/daun labu/daun katuk
Jantung pisang, diiris tipis
Kacang panjang, dipotong-potong
Jagung, disisir
Terong bulet, dibelah 4
Terong ungu, dipotong-potong

Bumbu (sesuai selera) :

garam, cabe rawit hijau, tomat rebus, semua diulek halus
5-6 buah jeruk limau, dibelah, peras airnya

Bagaimana Cara Memasaknya..??

  • Didihkan air panas, masukkan semua sayuran dan ayam yang sudah disuwir, rebus sampai matang.
  • Sementara itu, siapkan tepung sagu kira2 segelas, terus dicairkan dengan air dua gelas, aduk sampai halus, sisihkan di dalam baskom.
  • Didihkan air panas dan langsung dimasukan ke cairan sagu tadi jangan diaduk, sampai menyatu semua tunggu sampai permukaannya memutih, baru diaduk-aduk sampai menyatu
  • semua, tandanya adalah adonan berbentuk seperti dodol.
  • Siapkan baskom lain, isi air dingin 1/4 baskom, Bulatkan adonan sagu dengan menggunakan sendok, setiap bulatan dimasukan ke baskom berisi air dingin. Kalau susah pakai.
  • Jika sayur dan ayam sudah matang, masukan bumbu halus ke dalam panci sayur, aduk rata, masukan juga air jeruk limau sesuai selera, aduk sekali lagi, matikan api.
  • Masukkan sayuran dan daging ayam ke dalam baskom yang berisi adonan sagu, aduk rata. Siap dihidangkan.
Selamat mencoba!

Bagaimana Sahabat TravelEsia Rubrik Wisata Kuliner Kepurung Kali Ini.nantikan Rubrik Wisata Kuliner Nusantara hanya Di Media Informasi Wisata Indonesia Terlengkap...Hanya di TravelEsia
,


Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara - Wisata Kuliner Indonesia - Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara merupakan pembahasan TravelEsia magazine Kali Ini.Sahabat TravelEsia Tahukah Anda ada indonesia memiliki keanekaragaman kuliner yang memiliki ciri khas berbeda dari masing-masing provinsi yang ada di indonesia.

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara

merupakan pembahasan mengenai keanekaragaman olahan mie dari berbagai kota di indonesia.Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara di suguhkan dengan tujuan menambah khasanah ilmu pengetahuan anda mengenai keanekaragaman wisata kuliner indonesia.

Sesuai catatan sejarah, mie pertama kali dibuat di daratan China sekitar 2000 tahun yang lalu pada masa pemerintahan Dinasti Han. Dari China, mie berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara bahkan meluas sampai kebenua Eropa.

Di benua Eropa, mie mulai dikenal setelah Marco Polo berkunjung ke China dan membawa oleh-oleh mie. Namun, pada perkembangannya di Eropa mie berubah menjadi pasta seperti yang kita kenal saat ini.Sesungguhnya seni menggiling gandum telah lebih dahulu berkembang di Timur Tengah, seperti di Mesir dan Persia. 

Logikanya, mie juga mula-mula berkembang di sana dan diajarkan sebagai sebagai lembaran-lembaran tipis menyerupai mie. Pada awalnya mie diproduksi secara manual, baru pada tahuan 700-an sejarah mencatat terciptanya mesin pembuat mie berukuran kecil dengan menggunakan alat mekanik.

Barangkali, kita pantas berterima kasih kepada Mamofuku Ando, pria kewarganegaraan Jepang kelahiran Taiwan tahun 1911. Berkat kerja keras dan jerih payahnyalah maka kita sekarang ini bisa menikmati kelezatan mie instan. Makanan cepat saji dengan banyak sekali penggemar, yang masuk ke wilayah Indonesia pertama kali pada pertengahan tahun 1960-an.Berikut Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara , TravelEsia suguhkan Untuk anda.

Mie Kering Makassar

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie kering adalah sejenis Mie yang dipanggang sampai benar-benar kering dan disiram dengan kuah kental panas yang berisi ayam, udang, bakso, kol, wortel dan sawi. Jenis makanan ini merupakan makanan khas tradisional Makassar.

Kendati saat ini mie kering sudah bisa ditemui dimana saja, namun keistimewaan Mie kering di Makassar memiliki cita rasa yang berbeda pada rasa kuahnya.  Kekentalannya dengan rasa asin dan asam yang pas serta dilengkapi kocokan putih telur tercampur rata dalam “adonan”nya.

Bermula dari resep tradisional China yang dikenal dengan I Fu Mie yang kemudian dikembangkan oleh warga Tionghoa Makassar, dengan cita rasa bawang putihnya yang pekat maka makanan Mie Kering ini akhirnya menjadi makanan popular yang merupakan kegemaran bagi banyak orang.

Soto Mie Bogor

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Salah satu jenis soto yang sudah populer terutama diseputaran Jabodetabek selama lebih 2 dasawarsa adalah Soto Mie Bogor yang memang berasal asli dari daerah Bogor, aslinya menggunakan daging sapi, namun bervariasi jenis daging yang digunakan oleh bermacam pedagang, ada yang menggunakan daging sandung lamur, daging kepala, kikil, babat, tulang muda dsb, bahkan ada yang menggunakan daging ayam,

namun dalam kuah yang berbasis sama dengan aslinya, dan disajikan dengan menambahkan bihun/soun dan mie kuning, tomat, kentang, lobak, emping, dan yang paling khas risoles khas Bogor. Soto Bogor sendiri ada 2 macam, tergantung jenis kuahnya, ada yang bening berbumbu dan ada yang bersantan, tergantung selera konsumennya.

Adapun penyebaran keberadaan soto Bogor yang dominan hanya didaerah seputaran Jabodetabek karena umumnya pelaku usaha ini tidak terbiasa pergi khusus kesatu daerah dan membuka usahanya disana begitu saja, tetapi umumnya mereka cuma mengikut atau magang kerja pada yang telah membuka usaha, sampai akhirnya menguasai keahlian dst, dan mulai membuka sendiri usahanya, dan sebagai contoh di Bandung yang masih sesama Jawa Barat juga masih langka keberadaan soto mie Bogor ini, ada satu yang ditemukan diseputaran kampus ITB, juga bukan diusahakan oleh orang Bogor, tetapi dengan label "khas Bogor" tentu saja, namun sayang rasanya sudah jauh menyimpang dari aslinya.

Keistimewaan Soto Mie khas Bogor
Soto ini mengunakan lebih dari 10 macam bumbu rempah, yang diolah sedemikian rupa, dan juga jenis daging yang disebut diatas, yang sudah demikian aslinya dari sananya, yang sudah ada sejak zaman sebelum ada Ajinomoto, Sasa dsb, yang artinya semuanya dari bumbu/rempah asli Indonesia, yang ternyata dari dulu sudah dapat dibuat penganan nikmat tanpa tergantung bumbu modern, dan melahirkan rasa yang lezat, gurih, menyegarkan dan bergizi.

Mie Kocok Bandung

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie kocok merupakan salah satu kuliner khas milik nusantara yang cocok disantap dalam berbagai suasana. Kuliner yang satu ini merupakan kuliner lintas generasi karena bisa dinikmati oleh siapapun, baik anak-anak hingga orangtua. Meski penjualnya banyak ditemukan di berbagai daerah, ternyata mie kocok berasal dari Bandung. Tidak mengherankan jika jajanan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia.

Salah satu jajanan khas Bandung yang selalu digemari sejak dulu hingga kini adalah mie kocok. Mie kocok Bandung memang sudah ada sejak lama sehingga rasanya benar-benar istimewa khas resep warisan. Mencari mie kocok paling enak di Bandung tentu tidaklah sulit karena di kota inilah jajanan berkuah kaldu kental ini lahir.

Mie kocok tentu saja berbeda dengan mie bakso dari segi kuah maupun isian andalannya. Kuah mie bakso cenderung lebih encer, sedangkan kuah mie kocok lebih kental. Komponen mie bakso terdiri atas mie bulat, bihun, tauge, sawi hijau, dan bakso. Sementara itu, komponen mie kocok terdiri atas mie gepeng, tauge, dan kikil.

Entah darimana toponimi mie kocok berasal, namun menurut buku wisata jajan Bandung, nama mie kocok berasal dari cara pembuatannya, yaitu dengan mencelupkan dan mengocok mie dan tauge ke dalam air panas hingga nampak layu. Meski begitu, tidak semua warung makan yang menyediakan mie kocok menggunakan cara pengolahan dengan cara demikian.

Mie kocok menggunakan bahan baku berupa mie telor, mie jenis ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun di supermarket. Meski demikian, pengusaha warung mie kocok lebih banyak membuatnya sendiri ketimbang membeli yang sudah jadi. Selain dirasa lebih murah, hal ini juga tentu untuk mempertahankan citarasa khas yang dimiliki oleh pengusaha yang membuka warung mie kocok tersebut.

Satu porsi mie kocok lengkap dengan campuran daging dan bakso dibanderol dengan harga berkisar antara 10.000-15.000 rupiah. Harga yang tentu relatif murah bagi masyarakat umum untuk bisa menikmati kuliner khas nusantara yang satu ini. Apalagi penjual mie kocok banyak ditemukan di berbagai tempat dengan beraneka label dan brand.

Mie Cakalang

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie Cakalang merupakan makanan Favorit dan unik, biasanya Mie dicampur dengan Ayam, tetapi di Manado Sulawesi Utra Mie hidangkan dengan Cakalang yang merupakan Ikan laup yang kaya akan protein yang tinggi, rasa gurih dan khas bawang goreng serta sayur kemudian ditambah sambal menjadi masakan juara di Kota Manado. Dari namanya, sudah pasti bahan dasarnya adalah mie.

Mie yang dibuat hampir sama dengan mie ayam di Jawa cuma sedikit lebih lembut. Kalau ditanya untuk rasa, masakan ini salah satu yang enak di Manado. Rasa gurihnya dihasilkan dari potongan ikan cakalang, iklan khas Manado. Untuk penambah nikmat, terdapat potongan sawi dan daun bawang dan juga bawang goreng. karena kelezatannya, kalau sudah makan mie ini pasti nambah deh. Cocok untuk dicoba ketika kita berkunjung ke Kota Manado..

Mie Celor Palembang

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Jalan-jalan ke Palembang dan menikmati makanan khas berupa pempek dengan segala variannya merupakan hal yang biasa. Sesekali cobalah kuliner favorit khas kota Palembang lainnya yang tidak kalah nikmat, maknyus dan populer di kalangan masyarakat Palembang yaitu mie celor.

Bukan hanya orang Palembang yang tinggal di Palembang saja yang menggemari mie celor, tetapi juga orang Palembang di perantauan. Banyak di antara mereka yang minta dibawakan mi celor jika ada sanak saudaranya yang kebetulan mudik. Bahkan ketika mereka sendiri mudik, kunjungan ke mie celor seolah menjadi kunjungan wajib.

Mie Celor adalah hidangan mie yang disajikan hangat dalam campuran kuah santan dan kaldu ebi (udang kering), ditambah taoge dan irisan telur rebus, serta ditaburi irisan seledri, daun bawang dan bawang goreng. Kenapa disebut dengan nama mie celor? Karena sebelum disajikan, mie dan taoge terlebih dahulu dicelor atau dicelup-celup alias diendam di air mendidih.

Nikmatnya mie celor langsung terasa sejak detik pertama mie dan kuah menempel di ujung lidah. Kuahnya yang kental dan gurihnya yang berpadu dengan mie membuat lidah tak henti mengecap.

Kenikmatan terus berlanjut saat saya makin membenamkan sendok ke kuah dan menemukan potongan-potongan otak udang yang terdapat didalamnya. Potongan-potongan otak udang yang diambil dari udang satang (udang yang berukuran besar) dan dimasak bersama kuah di atas kompor yang tidak terlalu panas langsung memuntahkan aroma udang yang menusuk hidung.

Rupanya dari sinilah asal usul aroma khas mie celor yang membuat kita tidak sabar lagi untuk segera menuntaskannya.Perlahan mie yang sudah bercampur dengan taoge dan potongan telor rebus memasuki kerongkongan didorong kuah yang segar dan hangat.

Mie Aceh

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khasnya masing-masing dan beberapa masakan khas Indonesia bahkan telah dikenal oleh orang di seluruh dunia. Salah satunya adalah Daerah Istimewa Nanggroe Aceh Darussalam, daerah ini terkenal dengan masakannya yang enak dan memanjakan lidah.

Oleh karena itu tak heran jika banyak pecinta kuliner menjadikan masakan khas Aceh ini menjadi makanan favorit mereka. Bukan hanya terkenal di nusantara, tetapi juga popular di dunia . Masakan Aceh , pada umumnya memiliki cita rasa yang khas . Diantara semua ragam masakan itu, maka Mie Aceh merupakan menu utama disetiap kesempatan.

Mie Goreng Aceh atau lebih dikenal dengan mie Aceh saja kiranya sudah tak asing lagi di kalangan penikmat makanan tradisonal nusantara. Beberapa waktu yang lalu juga telah dibagikan beberapa resep kue tradisional yang berasal dari Tanah Rencong ini seperti misalnya kue bingkang, kue timphan, roti cane dan banyak lagi yang lain. Mie Aceh sendiri hingga saat ini sudah menyebar hingga keluar dari Aceh. Sama seperti masakan Padang yang hampir ada di seluruh nusantara.

Mie Aceh satu jenis kuliner yang menggoda dari Aceh, dapat dicicipi dengan dua cara, yakni digoreng atau direbus alias menggunakan kuah. Untuk rasa bisa memilih sendiri, apakah ingin pedas atau tidak. Sebagai variasi bisa menggunakan kepiting, udang, daging atau seafood. Variasi inilah yang nantinya menentukan nama mienya.

Mie aceh adalah masakan mie  pedas khas Aceh di Indonesia Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis, Mie Aceh Goreng (digoreng dan kering) dan Mie Aceh Kuah (sup). Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk.

Mie Ongklok Wonosobo

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mie Ongklok merupakan makanan khas sekaligus kebanggaan warga Kota Wonosobo,Mie ini berbahan dasar mie kuning, kucai, dan kubis yang merupakan sayuran utama masyarakat Wonosobo.

Mie Ongklok ini terasa pas dengan lidah orang Indonesia karena sangat enak dan rempah-rempah nya  begitu terasa sangat tepat jika disantap saat panas dan menjadi favorite warga Wonosobo mengingat kondisi geografis Wonosobo berada di dataran tinggi dan bertemperatur dingin.Mie Ongklok akan lebih nikmat jika dimakan bersama menu pendamping,yaitu sate sapi yang berbumbu kacang dan kecap,sehingga rasanya sangatlah manis.

Campuran keduanya akan menciptakan perpaduan rasa yang unik dan tidak akan di dapatkan pada mie-mie yang lainnya.Mi (atau bakmi) ongklok adalah mi rebus khas kota Wonosobo dan sekitarnya. Mi rebus ini dibuat dengan racikan khusus menggunakan kol, potongan daun kucai, dan kuah kental berkanji yang disebut loh. Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung dan rumah makan di kota tersebut.Pendampingnya biasanya adalah sate sapi, tempe kemul, serta keripik tahu.Ongklok, alat bantu merebus mi.Ongklok adalah semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan mi. Penggunaan alat bantu ini khas daerah setempat sehingga diberikanlah nama mi rebus ini sesuai dengan alat tersebut.

Mie Jawa

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Bakmi Jawa sangat banyak ditemukan di Yogyakarta, tapi tahukah bagaimana sejarahnya dulu? Perlu diketahui bahwa bakmi adalah jenis makanan yang sangat kuno menurut sejarahnya. Oleh masyarakat Tiongkok, bakmi pertama kali dikonsumsi sekitar 206 SM pada saat pemerintahan Dinasti Han. Pada waktu itu bakmi atau mie masih berupa adonan yang terbuat dari tepung gandum dan bentuknnya persegi dan lembaran panjang sedikit lebih tebal dari kulit pangsit, atau berbentuk lonjoran panjang. 

Bakmi atau mie, pada awal mulanya disebut “Pia”, yang dalm bahasa Mandarin disebut “Bing” (dibaca: Ping). Cara pemaskannya pun masih sama dengan jaman sekarang yaitu dicelupakan ke dalam air mendidih, lalu diangkat dan dimakan bersama dengan kuah yang telah dibumbui dengan bumbu-bumbu rempah yang khas.

Di Tiongkok, sampai sekarang pun masih terdapat banyak cara untuk pemasakkan bakmi, cara untuk membuat bakmi, serta cara untuk meramu bumbunya. Di Indonesia khususnya di Pulau Jawa, salah satu jenis bakmi yang terkenal tak lain adalah bakmi Jawa. Bakmi Jawa memiliki cita rasa yang berbeda-beda tergantung daerah dimana ia berasal.

Bakmi Jawa atau yang sering disebut dengan Mie Jowo adalah bakmi godog (rebus) yang dimasak dengan bumbu-bumbu rempah khas. Kebanyakan bakmi Jowo adalah bakmi rebus, Mie Jowo dimasak di atas anglo, yaitu tungku yang terbuat dari tanah liat dan pemanasannnya menggunakan api dari arang. Selain dengan direbus cara lain pemasakan Mie Jowo adalah dengan di goreng. Salah satu keistimewaan dari Mie Jowo ini adalah walaupun banyak pembeli yang memesan, juru masaknya memasak bakmi Jawa ini secara satu porsi. 

Ciri khas lain dari Mie Jowo ini adalah berisikan suwiran daging ayam kampong dan juga menggunakan telur ayam bebek atau ayam kampong.
Menurut sejarah, bakmi Jawa dulu banyak dijajakan di Yogyakarta dan sekitarnya serta di daerah Jawa Tengah. Penjual Mie Jowo biasanya berdagang mulai senja hingga tengah malam dan meletakkan gerobak tempat memasak bakmi di depan tempat usaha mereka di pinggir jalan yang ramai.

Mie Bangka

Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara
Mian (mie) bangka belitung sangat KHAS. Hanya ada di Bangka Belitung.Mie Bangka sudah menjadi makanan populer di kota-kota lain termasukJakarta. di Jakarta ada Mian Toboali baru buka dan langsung ramaidikunjungi oleh para Bangka di jakarta. di Bangka era 60-an terkenallahMian Ciong-Ciong lezat dan nikmat. Orang-orang yang hidup di PangkalPinang (Pinkong) Bangka, pastilah tahu soal ini. Sekarang masih ada dandiusahakan oleh putera-puterinya, salah satunya di Gang Singapur tempat.

Mie Bangka atau dikenal sebagai Bakmi Bangka adalah salah satu dari sekian banyak ciri khas kuliner masyarakat pulau Bangka. Masakan ini lebih dikenal sebagai Mien di pulau asalnya dan merupakan jenis masakan Khek / Hakka. Kelezatan, dan kemudahan penyajiannya membuat masakan ini sangat populer sehingga tersebar di banyak kota Indonesia. 

Biasanya Mie Bangka disajikan dengan potongan ayam kecap (halal) atau babi cincang (non halal), baso ikan, seafood (Ikan, Kepiting, dst), tahu kok (baso tahu asli Bangka yang berukuran 10 × 4 cm), pangsit, tauge dan sayur caisim. Bumbu pelengkapnya adalah lada, daun bawang, kecap asin, tongcai, jeruk kunci, garam, gula putih/gula pasir dan saus cabai pedas khas pulau Bangka.

Bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Artikel Aneka Mie Kuliner Khas Nusantara sudah menambah khasanah ilmu pengetahuan anda mengenai keanekaragaman kuliner nusantara.nantikan Artikel Wisata Kuliner Indonesia lainnya,Hanya Di TravelEsia Magazine
,


10 Makanan Khas Sumatera Utara

Makanan Khas Sumatera Utara - TravelEsia - 10 Makanan Khas Sumatera Utara merupakan rubrik wisata kuliner TravelEsia kali ini.Sumatera Utara adalah salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di indonesia versi TravelEsia.10 Makanan Khas Sumatera Utara ini merupakan aneka olahan yang beraneka rupa.Masyarakat sumatera utara sangat mengenal 10 Makanan Khas Sumatera Utara ini.
Makanan Khas Sumatera Utara

Makanan Khas Sumatera Utara

merupakan perwakilan kebudayaan yang berbeda dan kaleidescope menarik kehidupan masyarakat Indonesia. Sumatera Utara memiliki keajaiban yang bisa mewujudkan dambaan wisata Anda. Keindahan alam Sumatera Utara sangat menakjubkan terbentang dari Danau Toba yang indah, danau terbesar di Asia Tenggara, sampai ke sebuah hutan di Bukit Lawang yang dihuni oleh sekelompok orangutan. Keindahan alam dan kebudayaan di daerah ini menarik untuk di kunjungi sanggup menyediakan tempat untuk jiwa petualang yang menantang.

Kebudayaan di Sumatera Utara sangat unik, kuno dan memesona. Penduduknya yang dikenal dengan suku Batak masih memegang teguh warisan budaya dan tradisi leluhur mereka. Kebudayaan dan tradisi suku Batak dapat Anda temui di beberapa desa adat yang menawarkan wajah asli Sumatera Utara.

Makanan Khas Sumatera Utara ini TravelEsia Rangkum Untuk anda dengan tujuan menambah khasanah dan wawasan nusantara Sahabat TravelEsia semua mengenai aneka kuliner nusantara.Berikut 10 Makanan Khas Sumatera Utara versi TravelEsia Untuk Anda.

10.Kue Ombus-ombus

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 10 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara Penganan yang satu ini tidak boleh dilewatkan jika kebetulan berpergian ke wilayah Sumatera Utara. Paduan rasa legit dan gurihnya pasti membuat Anda ketagihan. Apalagi bila disantap hangat-hangat bersama secangkir teh atau kopi panas.

Ombus-ombus, kue khas dari Siborongborong, sebuah kota kecil yang terletak di Kabupaten Tapanuli Utara. Kue ini sendiri sudah melegenda sampai-sampai diabadikan sebagai lagu daerah populer di sana. Kue tradisional khas Batak ini melekat dalam keseharian masyarakat setempat dan biasa dihidangkan pada acara-acara adat Batak bersama kopi atau teh.

Di berbagai desa dan kabupaten di Tanah Batak, kue Ombus-ombus ini banyak dijual sebagai menu sarapan pagi. Tapi kue ini juga cocok disantap pada siang atau sore hari. Soal rasa, tak perlu ditanya. Walau Anda mungkin akan memiliki pendapat yang berbeda, paduan tepung beras ataupun tepung ketan dengan gula aren dan kelapa pasti memberikan cita rasa unik di lidah. Mau namanya Ombus-ombus, Lapet, atau Pohul-pohul-kah, semuanya sama lezatnya.

Walau tak ada yang bisa memastikan dari mana Ombus-ombus berasal, kue yang satu ini memiliki hubungan erat dengan daerah Siborongborong, sehingga bisa jadi dari sanalah kue ini berasal. Hampir setiap mobil angkutan antar-kecamatan maupun antar-provinsi berhenti dulu di Siborongborong untuk memberi waktu kepada penumpangnya untuk membeli kue ini. Si penjual akan mengembus-embus tangannya setiap akan mengambil satu kue untuk dimasukkan ke kantong plastik. Kue yang panas sehingga tangan perlu diembus. Embus, bisa jadi itulah cikal bakal nama kue Ombus-ombus ini.

9.Itak Gurgur Atau Itak pohul-pohul

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 9 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat itak gurgur Salah satu makanan utama yang banyak disajikan di berbagai restoran dan warung makan di tanah Batak adalah Mi Gombak. Dinamakan begitu, karena saat dibuat dan akan disajikan, dulunya digombak (digenggam) dengan tangan langsung oleh penjualnya untuk dimasukkan ke dalam piring.yang kabarnya juga disajikan pada upacara adat Batak yang dikenal dengan ritual Hahomion Horja Bius.

Ritual tersebut adalah upacara yang dilakukan nenek moyang suku bangsa Batak untuk pemujaan kepada roh leluhur dan kekuatan gaib. Mereka percaya bahwa roh leluhur masih memiliki peran dalam kehidupan keturunannya dan senantiasa memantau kehidupan sosial kemasyarakatan. Itulah sebabnya diadakan persembahan dalam bentuk sejumlah bahan makanan, yang salah satunya adalah Itak Gurgur.

Bicara soal jajanan ini, kata "Gurgur" sering diartikan mendidih atau membara. Mungkin sepintas sedikit berbeda dengan cara pembuatannya yang sama sekali tidak dimasak, walaupun saat ini sudah ada juga Itak Gurgur yang dikukus. Tapi konon yang dimaksud mendidih atau membara itu adalah semangat yang menikmati Itak Gurgur diharapkan menjadi mendidih dan membara. Bisa jadi juga karena ada beras serta gula yang keduanya memiliki kandungan gula di dalam kue itu. Walaupun kalau berlebihan gula tidak baik bagi kesehatan, tetapi gula seperti banyak diketahui, memberi energi instan untuk orang yang mencicipinya dan membuat orang menjadi lebih bersemangat.  

Cara pembuatan Itak Gurgur sebenarnya sangat sederhana. Beras, kelapa muda yang telah diparut, gula pasir, dan air. Rendam beras dengan air selama 1 sampai 2 jam,  kemudian tiriskan sampai keringkan. Berikutnya beras itu ditumbuk dengan lesung dan alu, kemudian diayak, sehingga menjadi tepung beras.

Campur tepung beras itu dengan kelapa muda yang telah diparut serta gula pasir.Setelah tercampur dengan rata, maka tahapan berikutnya adalah memanfaatkan tangan sang pembuat untuk mengepal dan sehingga makin padat. Maka jadilah Itak Gurgur dan siap disantap. Tentu saja karena dibuat dengan mengepalkan adonan itu di tangan, maka tak ada yang bentuknya sama persis. Tetapi justru itulah keunikan Itak Gurgur.

8.Dali Ni Horbo

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 8 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat Dali ni horbo.Susu biasanya dikonsumsi daalam bentuk cair atau menjadi bahan olahan makanan lain. Tetapi ada penganan unik dari daerah Sumatera Utara, khususnya di sekitaran Danau Toba seperti di Kecamatan Porsea, anda dapat menemukan susu kerbau dijual dalam bentuk penganan setelah dibekukan dengan cara dimasak dengan cara tradisional dan tanpa bahan kimia.

Di daerah Porsea sering disebut sebagai dali ni horbo atau bagot ni horbo (bagot = susu, horbo= kerbau). Susu kerbau sendiri bisa dikonsumsi dengan hanya direbus, atau dimasak dengan diarsik yaitu memasak dengan bumbu seperti bawang Rambu (bawang Batak), cabai, daun ubi/singkong, garam dan sedikit Andaliman (merica Batak) dimasak sampai air mengering.

Susu kerbau diambil dari induk kerbau betina yang memiliki bayi kerbau berumur 1 bulan. Seekor kerbau dapat menghasilkan rata-rata 2-4 liter susu setiap harinya sampai 8 bulan pemerahan.Untuk menstrerilkan susu biasa direbus kurang lebih 10 menit kemudian menambahkan air nenas untuk membantu pengentalan/pembekuan susu serta menghilangkan aroma amis susu, sering juga ditambahkan air perasaan daun papaya untuk menambahkan rasa pada susu kerbau.

Untuk mencicipinya anda cukup mengeluarkan uang Rp. 10.000 sampai Rp. 20.000,- cukup murah untuk makanan bergizi nikmat serta kaya nutrisi.

7.Dengke Mas Na Niura

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 7 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara Dekke naniura adalah salah satu makanan khas batak, berupa ikan mas yang diberi bumbu dan asam, kemudian dibiarkan menjadi lunak tanpa dimasak. Proses yang demikian memungkinkan bakteri asam laktat berkembang, contoh dari bakteri ini adalah Lactobacillus dan Bifidobacterium yang juga merupakan sumber probiotik .

Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup yang secara aktif yang dapat meningkatkan kesehatan dengan memperbaiki mikroflora di usus besar, Probiotik atau bakteri baik dapat menghasilkan senyawa penghambat terhadap pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif sehingga mengendalikan pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan di dalam saluran pencernaan.

Dengke Mas na Niura “ atau Ikan Mas Na Niura ini merupakan makanan tradisonal khas Batak yang berasal dari Tapanuli. Dahulu masakan na niura dikhususkan hanya untuk raja saja, namun karena rasanya yang enak, akhirnya semua orang-orang ingin menyantap dan membuatnya. Dengke Mas na Niura atau Ikan Mas Na Niura adalah masakan khas Batak yang berbahan dasar ikan mas/fish gold.

Uniknya hidangan satu ini disajikan dan dinikmati tanpa dimasak terlebih dahulu. Arti dalam bahasa batak, naniura adalah ikan yang tidak di masak. Mungkin hidangan ini juga dapat disebut “Sushi Sumatera Utara “. Sekilas mungkin terdengar extrim. Tapi kalau udah nyoba, pasti suka. Ikan mentah tersebut disajikan dengan bumbu yang lengkap sehingga yang akan membuat ikan tersebut lebih enak dirasa tanpa dimasak, yang artinya bahwa bumbu-bumbu itulah yang memasak ikan mas tersebut.

6.Manuk Napinadar

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 6 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat Ayam Napinadar adalah salah satu makanan khas Batak yang biasanya dihidangkan pada saat acara-acara adat Batak. Untuk mengerjakan resep yang satu ini agak sedikit rumit, butuh waktu dan kesabaran. Pastinya inti dari masakan ini adalah di saos darah ayam itu sendiri.

Manuk Napinadar atau Ayam Napinadar adalah masakan khas Batak yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu.Untuk mengerjakan resep yang satu ini agak sedikit rumit, butuh waktu dan kesabaran. Pastinya inti dari masakan ini adalah di saos darah ayam itu sendiri.

Masak Ayam Napinadar ini, ayamnya harus dipanggang terlebih dahulu, setelah itu lalu disiram dengan saos spesial yakni darah ayam (manuk) itu sendiri, dan dicampur dengan andaliman, bawang putih bubuk (yang sudah digiling sampai halus) lalu dimasak. Sama seperti kita menuangkan saos ke atas ayam yang sudah dipanggang.

Manuk Napinadar adalah sajian makanan yang diberikan secara khusus untuk seseorang atau satu keluarga. Tujuannya agar tercapai apa yang diinginkan atau diharapkan atau sukses dalam pekerjaan. Misalnya orang tua memberikan kepada anaknya saat akan menempuh ujian, memulai usaha, mencari pekerjaan juga supaya mendapat jodoh. Agar sang suami langgeng dalam karir atau pekerjaan, biasanya isteri menyajikan ulian ni partondiaon untuk suaminya dalam waktu-waktu tertentu.

Ayam dipanggang hingga matang. Bumbu digiling atau diulek halus. Sebelumnya bumbu sudah dibakar kecuali cabai dan andaliman. Kemudian diberi atau dilumeri dengan darah ayam yang sudah dimasak dengan asam. Darah ayam boleh juga dimatangkan dengan api. Inilah yang selanjutnya ditaburkan pada daging ayam yang sudah dibakar/dipanggang dan langsung siap saji. Bumbu yang dibutuhkan antara lain bawang merah, bawang putih, cabe rawit, jahe, ketumbar, andaliman, kemiri gongseng, asam, dan sedikit jintan.

5.Sambal Tuktuk

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 5 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat sambal tuktuk.Bagi anda yang suka dengan kuliner sambal tentu saja harus menyimak informasi ini. Sebab TravelEsia akan memberikan informasi mengenai kuliner sambal yang pastinya sangat enak untuk kita nikmati. Di Indonesia memang mengenal banyak sekali jenis sambal, misalnya saja sambal ijo, sambal bajak, sambal kacang dan masih banyak lagi lainnya.

Kuliner sambal memang banyak sekali, salah satu kuliner sambal yang bisa kita cicipi adalah kuliner sambal dari daerah Tapanuli. Kuliner sambal ini adalah Sambal Tuktuk. Namanya memang sedikit lucu Sambal Tuktuk, namun rasa dari sambal ini tentu saja sangat luar biasa sekali.

Sambal Tuktuk adalah makanan khas tradisional Batak, yang berasal dari Tapanuli. Masyarakat Tapanuli sangat suka dengan kuliner ini. Nah apakah anda pernah mencoba kuliner yang satu ini ? jika anda belum pernah mencoba kuliner ini silahkan anda bisa mencobanya.

Sambal Tuktuk adalah makanan khas tradisional Batak, yang berasal dari Tapanuli. Sebenarnya bahan-bahan untuk membuat sambal tuktuk tidak berbeda dengan bahan sambal-sambal lainnya, sederhana saja. Yang membuat sambal ini sedikit lebih berbeda dengan sambal yang lain adalah andalimannya. Di daerah asalnya, sambal tuktuk dicampur dengan ikan aso-aso (sejenis ikan kembung yang sudah dikeringkan), tapi jika tidak menemukan ikan aso-aso bisa diganti dengan ikan teri tawar.

Sambal Tuk tuk merupakan olahan sambal khas dari masyarakat Batak, khususnya dari daerah Tapanuli. Bahan-bahan yang digunakan untuk mengolah sambal tuk tuk ini pada dasarnya simpel dan tidak berbeda dengan bahan-bahan sambal pada umumnya. Hanya saja sambal tuk tuk ini sedikit berbeda yaitu dengan adanya andaliman. Tanaman andaliman adalah tumbuhan yang banyak sekali tumbuh di daerah Sumatera Utara, tanaman ini bentuknya hampir serupa dengan tanaman Szechwan Pepper.

Tentu saja kuliner ini sangat enak sekali untuk kita cicipi.Dari pada anda penasaran dengan kuliner ini silahkan anda bisa mencobanya. Untuk menjumpai kuliner yang satu ini memang kita harus berkunjung ke Tapanuli.

4.Saksang

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 4 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat Saksang adalah salah satu menu non halal khas Sumatera Utara. Terbuat dari daging babi yang dicampur berbagai rempah dan tidak lupa darah. Untuk yang tidak terbiasa pasti terdengar menjijikkan tapi inilah uniknya kuliner nusantara kita, bagi sebagian orang menjijikkan tapi bagi yang lain sungguh nikmat rasanya. 

Saksang atau sangsang adalah masakan khas dari tanah Batak yang terbuat dari daging babi (atau daging anjing) yang dicincang dan dimasak dengan menggunakan darah, santan dan rempah-rempah (termasuk jeruk purut dan daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica, serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman) Saksang menjadi makanan wajib dalam adat pernikahan Batak.

Sekarang, dalam berbagai pesta adat, hampir selalu ada meja terpisah yang menyajikan "masakan nasional" - artinya: dimasak dengan memperhatikan asas kehalalan. Karena itu, saksang sapi dan saksang ayam pun semakin populer. Maklum, banyak yang tidak rela bila resep selezat ini hanya dikhususkan untuk memasak babi.

Secara tradisional, salah satu elemen utama dalam memasak saksang adalah gota (darah) - baik darah babi, sapi, maupun ayam. Tetapi, khusus untuk saksang sapi/kerbau/ayam, gota justru sangat jarang dipergunakan. Bahkan untuk saksang babi pun sudah sering tidak dicampur gota karena pertimbangan kesehatan.

Ciri utama masakan saksang adalah aromanya yang harum - khususnya dihasilkan oleh bahan-bahan aromatik seperti serai, daun jeruk, dan ketumbar. Ciri yang lain adalah pedasnya yang menggigit dan sangat unik. Pedasnya dihasilkan oleh andaliman (= tuba = Szechuan pepper) yang juga menciptakan karakter sangat unik terhadap masakan saksang ini. Seringkali juga ditambah cabe keriting maupun cabe rawit untuk memperluas spektrum rasa pedasnya dengan tarikan yang khas.

Saksang dimasak dengan kelapa parut yang disangrai, kemudian ditumbuk sampai keluar minyaknya. Cara memasak seperti ini juga dikenal di Makassar untuk membuat masakan palubasa. Hasilnya adalah masakan dengan sedikit kuah kental yang amat gurih dan lemak.

3.Mie Gomak

Makanan Khas Sumatera Utara
Bagi Anda yang mempunyai rencana untuk mampir ke Sumatera Utara, tidak ada salahnya untuk mencoba makanan khas Batak ini. Mi Gomak, makanan terkenal khas Batak Toba, meliputi semua daerah Batak Toba, seperti Sibolga dan Tapanuli.

Mi gomak biasa dijumpai di warung, kedai, dan pasar. Ada beragam versi untuk penyebutan mi gomak ini. Ada yang menyebutnya mi lidi karena bentuknya yang bulat panjang seperti lidi. Lalu, ada juga yang menyebutnya spaghetti Batak karena bentuknya yang mirip sekali dengan spaghetti Italia, berwarna kuning, seperti silinder kecil dan panjang.

Disebut gomak karena gomak (bahasa Batak) artinya 'dipegang'. Jadi, mi gomak artinya mi yang digomak-gomak, atau diambil langsung pakai tangan. Penjual mi gomak mengambil mi langsung dengan tangan.

Anda merasa jijik dan takut kotor? Tenang saja. Penjual sudah mencuci tangannya sebelum mengambil mi gomak itu. Namun, ada juga penjual yang mengambil mi dengan sendok nasi atau piring kecil.Mi gomak biasanya direbus terlebih dahulu sebelum dihidangkan. Ada berbagai cara untuk membuat menu makanan berbahan dasar mi gomak ini. Ada mi gomak kuah, mi gomak goreng, dan mi gomak bumbu kacang.

Untuk mi gomak kuah, mi yang sudah direbus dituang dengan kuah santan dengan bumbu bawang merah, bawang putih, cabai merah, lengkuas, sereh, jahe, kemiri, kunyit, kelapa gonseng, dan andaliman. Santan bisa ditambah dengan labu siam atau buncis.Setelah itu ditaburi kerupuk, bawang goreng, dan irisan kol. Untuk mi gomak goreng, cara membuatnya sama seperti mi goreng biasanya. Bisa ditambah dengan bakso, sosis, ayam, ditambah sayur sawi atau kol.

Untuk mi gomak bumbu kacang, mi gomak yang sudah direbus dituang dengan bumbu kacang, ditambah telur rebus, lalu ditaburkan kerupuk dan bawang goreng.Ada satu bumbu khas Batak yang selalu digunakan untuk membuat masakan berbahan dasar mi gomak. Namanya andaliman, bumbu khas Batak, berbentuk seperti lada mungil kehijauan yang rasanya pedas, asam, dan menggigit. Mi gomak rasanya menjadi unik dengan tambahan bumbu yang satu ini.

Mi gomak rasanya kenyal-kenyal gurih, pedas, dan asam yang berasal dari andaliman. Wangi dan aroma pedas andaliman menambah kenikmatan mie gomak. Kalau mau mencicipi di kota Medan dan sekitarnya ada beberapa penjual mie ini.

2.Arsik

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 2 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat arsik.Masakan Indonesia selalu terkenal akan keragaman jenis dan cita rasa. Hal tersebut disebabkan oleh hidangan Indonesia yang kaya bumbu dan rempah. Kelezatan tersebut dapat dinikmati di berbagai kota di Indonesia, salah satunya di kota Medan.

Kota yang terletak di utara pulau Sumatera ini memiliki berbagai masakan khas yang memikat para wisatawan yang berkunjung. Berbagai jenis makanan baik yang tradisional hingga fusion dapat Anda jumpai di seluruh penjuru kota. Salah satunya yang menjadi hidangan favorit adalah Arsik Ikan Mas.
Kenikmatan Arsik Ikan Mas memang sudah melegenda. 

Ikan mas pilihan dari Danau Toba menjadi bahan utamanya lalu dilumuri dengan bumbu kuning khas Tapanuli yang menggugah selera. Hidangan kaya rempah ini menggunakan bahan-bahan seperti andaliman, lokio, jeruk nipis, serai, cabai merah, bawang putih, bawang merah, kemiri, dan jahe.

Bagi masyarakat Batak hidangan ini bukan sekedar kuliner belaka namun memiliki nilai tradisi yang kuat. Ikan mas arsik adalah media persembahan bagi nenek moyang dan anggota keluarga yang sudah meninggal. Tidak hanya itu, ikan mas arsik juga merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam setiap upacara adat Batak, ikan mas arsik yang sudah matang  disajikan dalam bentuk memanjang seperti berenang. Jumlah ikan mas yang disajikan dalam setiap peristiwa adat berbeda-beda, satu ekor untuk untuk pasangan yang baru menikah, tiga ekor disajikan untuk pasangan yang baru memiliki anak, lima ekor disajikan untuk pasangan yang memiliki cucu, dan tujuh ekor disajikan untuk pemimpin masyarakat Batak.

Ikan mas arsik merupakan jenis ikan yang mudah ditemui di perairan air tawar. Oleh karena itu, tidak heran jika masyarakat Batak mudah mendapatkan ikan ini karena secara geografis mereka bermukim di pinggir danau air tawar yaitu Danau Toba.

Ikan mas arsik cocok disantap dengan nasi putih hangat. Saat Anda berkunjung ke Sumatera Utara, sempatkan mencicipi kuliner legendaris ini. Apabila Anda memiliki sahabat orang batak mengapa tidak meminta untuk memasakkan ikan mas arsik saat bertandang ke rumahnya.

1.Daun Ubi Tumbuk

Makanan Khas Sumatera Utara
Di Urutan ke 1 Dari 10 Makanan Khas Sumatera Utara terdapat daun ubi tumbuk.Bagi anda yang belum pernah sama sekali menyantap menu seperti ini mungkin akan terdengar aneh dan sedikit meragukan tentang rasanya. Bisa dibayangkan, daun ubi yang ditumbuk kemudian dimasak untuk gulai, bagaimanakah rasanya? Tidak usah lama-lama untuk mengetahui bagaimana rasa masakan tersebut mari kita siap-siap untuk memasaknya.

Mungkin untuk mereka yang tidak suka akan sayuran, daun singkong ini rasanya pahit dan tidak enak. Namun taukah anda bahwa ada banyak sekali nutrisi penting yang terkandung di dalam  daun singkong?  Memang tidak banyak yang tahu bahwa daun singkong ini kaya akan kandungan vitamin, asam amino essensial, vitamin, dan juga protein yang amat baik bagi tubuh kita.

Protein nabati juga diketahui banyak terkandung di dalam daun ini dan berguna untuk dijadikan unsur yang bisa membangun sel tubuh dan menjadi sistem komponen pembentuk enzim. Selain itu, asam amino yang terkandung di dalamnya juga berguna sebagai pengubah karbohidrat menjadi energi. Asam amino di dalam hijau daun ini juga bermanfaat untuk pemulihan luka yang ada di kulit, membantu regenerasi sel rubuh yang rusak, meningkatkan daya ingat, menguatkan tulang, dan juga membantu sistem metabolism di dalam tubuh. Kemudian kandungan klorofil yang terdapat di daun singkong ini berguna sebagai anti-kanker serta zat antioksidan.

Daun Ubi Tumbuk disajikan bersama santan,bunga kincung dan di tambah ikan teri nasi agar rasanya lebih nendang.Daun Ubi Tumbuk TravelEsia posisikan nomor 1 dalam 10 Makanan Khas Sumatera Utara.dikarenakan makanan yang satu ini sudah di kenal di nusantara karena kenikmatannya

Bagaimana Sahabat TravelEsia apakah Artikel mengenai 10 Makanan Khas Sumatera Utara, 10 Bubur Khas Indonesia , Mengenal aneka kuliner Lombok ,10 Kuliner Khas Makassar , 10 Masakan China yang populer di indonesia , dan aneka Rujak Nusantara sudah menambah khasanah dan wawasan nusantara anda mengenai keanekaragaman kuliner indonesia.Jika Sahabat TravelEsia Mengunjungi Sumatera Utara,Sempatkanlah untuk menikmati 10 Makanan Khas Sumatera Utara.Mari Kita Jadikan Indonesia sebagai destinasi wisata dunia.
,


10 Bubur Khas Indonesia

Bubur Khas Indonesia - Wisata Kuliner - 10 Bubur Khas Indonesia merupakan rubrik wisata kuliner TravelEsia magazine Kali.Banyak Olahan Bubur Indonesia Yang kerap Sahabat TravelEsia Temui di pusat jajanan maupun restoran-restoran lokal di tempat anda berada,Mulai dari rasanya yang manis,asin bahkan rasa pedas juga dapat anda nikmati dari aneka Bubur Khas Indonesia.

Bubur Khas Indonesia

Bubur Khas Indonesia

merupakan olahan makanan yang menjadi makanan pengganti atau selingan oleh masyarakat indonesia.Tidak hanya manis,bubur juga dapat di padu dengan aneka olahan lainnya yang justru menambah kenikmatan bubur tersebut.Bubur juga kerap disajikan dengan campuran sambal,ayam dan aneka tambahan lainnya.

Bubur Khas Indonesia biasanya di nikmati di pagi hari sebagai pengganti sarapan pagi anda.Bubur memang sangat baik di konsumsi di pagi hari,dikarenakan bubur dengan mudah di cerna oleh perut dan juga memiliki kandungan gizi yang baik bila di padu dengan aneka olahan yang lainnya.Mau Tahu 10 Bubur Khas Indonesia versi TravelEsia.10 Bubur Khas Indonesia Versi TravelEsia ini Dirangkum dengan tujuan menambah wawasan sahabat TravelEsia mengenai Keanekaragaman Kuliner Khas Nusantara.Berikut 10Bubur Khas Indonesia.

10.Bubur Lemu – Solo 

Bubur Khas Indonesia
Pada masa lalu Kota Solo adalah ibukota Kerajaan Mataram. Sejak didirikan oleh Panembahan Senopati pada abad ke-16, ibukota Kerajaan Mataram berpindah-pindah, yang pertama di Kotagede, lalu di Kerta, lalu di Plered, lalu di Kartasura, dan kemudian di Desa Sala pada tahun 1745 yang secara resmi dinamakan Surakarta.

Sejak menjadi ibukota Mataram, di Solo dan sekitarnya berkembanglah seni musik, seni tari, seni wayang, seni batik. Tidak ketinggalan, seni kuliner pun menyertai perkembangan seni yang lain. Seni kuliner Solo ditandai secara khas dengan citarasa gurih dan manis. Citarasa gurih dipengaruhi oleh banyaknya pohon kelapa di daerah tropikal.

Demikian pula citarasa manis dipengaruhi oleh rasa buah-buahan tropikal. Secara khusus citarasa manis dalam seni kuliner Solo (dan Yogyakarta) sangat kuat terbentuk dengan keberadaan perkebunan tebu di sekitar Solo dan Yogya pada masa kolonial.

Oleh sebab itu olahan makanannya juga terpengaruh oleh banyak hal.salah satunya adalah bubur lemu khas solo.Bubur lemu adalah makanan khas kota Solo. Bubur ini juga sering dikenal dengan nama jenang lemu. Bubur ini terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan santan sehingga rasanya gurih. Bubur lemu disajikan dengan disiram kuah bumbu santan berwarna agak kemerahan ditambah dengan lauk krecek, suwiran ayam, atau telur.

9.Bubur Tinutuan - Manado

Bubur Khas Indonesia
Masakan Manado mempunyai ciri khas berbumbu ringan, aroma rempah daun dan rasanya yang pedas. Rempah yang biasa digunakan adalah daun jeruk, sereh, jahe, daun pandan dan kemangi, rempah-rempah ini biasa digunakan dengan jumlah yang banyak dan mempunyai aroma yang tajam sehingga membangkitkan aroma pada masakan Manado.

Beberapa masakan Manado diantaranya adalah, ayam masak belangga, cumi bunaken, ayam bumbu woku, sambel roa dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk dessert ada klapertart, es kacang merah dan panada. bubur manado atau yang biasa disebut Tinutuan, bubur yang bernutrisi tinggi ini tak jauh berbeda dari bubur kebanyakan.

Hal yang menjadikannya berbeda dari bubur ayam biasa adalah pada warnanya agak kekuningan dan tampak sayur-sayuran yang tercampur aduk. Nama Tinutuan sendiri dalam bahasa Manado yang berarti semrawut atau campur aduk. Hal ini didasarkan pada tampilan fisik bubur dan cara pengolahannya dimana semua bahan dari beragam sayuran dicampur menjadi satu.

Bubur ini cocok sekali dinikmati pas musim hujan seperti sekarang ini apalagi buat yang lagi diet. Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado, Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, sulawesi Utara. Tinutuan berbahan utama beras dan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado.

Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya seperti ikan asin dan sambal dabu-dabu. Tinutuan di Manado bisa juga disajikan dengan perkedel nike dan sambel roa (rica roa, dabu-dabu roa), ikan cakalang fufu atau tuna asap, dan perkedel jagung. Atau tinutuan juga bisa disajikan dengan campuran mie atau sup kacang merah yang disebut brenebon. Tinutuan yang disajikan bersama mie disebut midal.

8.Bubur Ase - Betawi

Bubur Khas Indonesia
Mungkin tidak banyak yang mengenal kuliner khas Betawi yang satu ini. Bubur Ase. Memang dibandingkan dengan kuliner khas Betawi lainnya seperti kerak telor, gado-gado Betawi, Nasi Uduk, kue rangi, atau dodol Betawi yang masih bisa dinikmati,  Bubur Ase semakin terpinggirkan bahkan nyaris punah.

Bubur Ase biasanya hanya muncul di acara festival makanan khas daerah.
Bubur yang merupakan kuliner khas Betawi ini memiliki rasa yang enak, beda dan unik. Tampilanya tidak seperti bubur pada umumnya. Selain emping dan kerupuk, di permukaanya ada toge, lobak, sawi asin, serta kuah yang berwarna coklat. Yah, sesuai dengan namanya  Ase yang merupakan singkatan dari asinan semur. Bubur Ase merupakan perpaduan antara bubur, asinan sawi dan kuah semur.

Rasa manis dan gurih dari kuah semur berpadu sempurna dengan rasa asam, asin dan pedas dari asinan sawi. Hal ini yang menjadikan Bubur Ase begitu kaya rasa. Selain bubur yang lembut, dalam mangkuk bubur itu terdapat daun sawi asin, lobak, toge, timun, kacang tanah, kerupuk merah, emping, semur tahu, dan daging sapi.

7.Bubur Papeda - Papua

Bubur Khas Indonesia
Padeda atau bubur sagu merupakan bubur yang berasal dari papua. Tapi ternyata tidak hanya papua, bubur ini juga merupakan buburnya orang Maluku. Kalau masyarakat jawa menggunakan beras sebagai makanan pokoknya, lain halnya dengan di daerah timur. Karena banyak ditemukan pohon sagu, maka di sana pun banyak makanan yang terbuat dari sagu contohnya papeda.

Papeda sering juga disebut bubur ‘lem’ karena teksturnya yang lengket. Jadi butuh usaha ekstra untuk memakannya. Meski begitu rasanya sanggat menggiurkan. Papeda biasanya disantap bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan tongkol atau ikan mubara dan dibumbui kunyit dan jeruk nipis.

Papeda adalah makanan khas masyarakat Papua, Maluku dan sekitarnya. Berupa bubur yang dibuat dari sagu basah dari pohon sagu. Teksturnya beda dengan tepung sagu kemasan karena belum melewati proses pengeringan pabrik. Baunya khas agak kecut. Kalau aku masak sagu ini hubby nggak berani dekat dekat dapur. Dia heran kok orang suka sama makanan yang baunya seperti itu

6.Bubur Manggul - Madura

Bubur Khas Indonesia
Bubur asli Madura, bubur manggul. Bubur yang terbuat dari tepung beras dan disajikan dengan serundeng.Biasanya bubur ini juga disajikan dengan sambal goreng udang Kalau di Madura menyajikan bubur manggul sebagai siraman lontong lengkap dengan serundengnya.

Serundeng yang digunakan berbeda dengan serundeng yang biasanya manis. Serundeng yang digunakan untuk bubur manggul lebih gurih dan harum jeruknya terasa. Bubur manggul mempunyai cita rasa unik. Perpaduan rasa pedas dari sambel goreng udang dan ditambah dengan rasa gurih dari taburan serundeng.

Selama ini sahabat TravelEsia tidak pernah membayangkan kalau bubur sumsum dapat dipadankan dengan sambel goreng udang dan juga serundeng. Selama ini saya beranggapan bahwa bubur dengan citarasa gurih kebanyakan mirip-mirip dengan bubur ayam, yaitu cara pembuatannya dari beras dan bukan dari tepung beras seperti halnya bubur manggul ini.  

Bubur manggul sendiri merupakan bubur tradisional yang berasal dari Madura. Penampilannya sederhana, yaitu dengan ditaburi serundeng. Biasanya penjual bubur manggul di Madura menyajikan bubur manggul sebagai siraman lontong lengkap dengan serundengnya. Ada pula yang menambahkan sambel goreng udang dalam penyajiannya.

Dahulu di daerah Ampel Surabaya, masih banyak ibu-ibu asal Madura yang menjajakan bubur manggul ini, tapi sekarang sudah jarang sekali. Kalau di daerah Madura tentunya bubur manggul ini masih mudah ditemui. Naah...karena penasaran dengan rasa bubur manggul ini, terutama yang disajikan dengan sambel goreng

5.Bubur Gunting - Banjarmasin

Bubur Khas Indonesia
Ketika pertama mendengar mungkin agak sedikit bingung, gunting kok di bubur ?, Walaupun namanya bubur gunting, bubur yang satu ini berbahan dasar dari ketan. 

Minuman khas dari kalimantan tengah ini dinamakan bubur gunting mungkin karena dari adonan yang dibentuk dengan cara dipotong-potong menggunakan gunting dan juga bentuknnya yang katanya mirip gunting. 

Sedang untuk rasanya bubur gunting ini mirip dengan bubur sumsum yang biasa ada dijawa dan banyak ditemukan dipasar tradisional.

Bubur yang satu ini merupakan bubur khas kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Bubur ini dinamakan bubur gunting karena adonan dibentuk dengan cara dipotong-potong menggunakan gunting dan juga bentuknya yang katanya mirip gunting(panjang-panjang). Bubur gunting dibuat dari daun pandan, tepung ketan, garam, dan santan. Cara membuatnya mirip dengan cara membuat bubur sumsum, bedanya hanya di bentuk adonan. Rasa bubur ini pun mirip dengan bubur sumsum.

Seperti jenis bubur yang lain, bubur gunting ini sangat cocok dinikmati buat orang yang sedang kurang sehat badan dan kurang nafsu makan. bubur gunting ini di daerah asalnya biasa dinikmati saat hangat dan akan dengan sangat mudah ditemui saat bulan ramadhan. bubur gunting cocok untuk hidangan berbuka, selain menyegarkan bubur gunting juga mengeyangkan.

4.Bubur Bassang - Makassar

Bubur Khas Indonesia
Makassar dikenal dengan kota Daeng, kota makassar dulunya banyak pedagang kaki lima yang sering menjajakkan makanan mulai dari dini hari sampai tengah malam. Ini dia satu lagi kuliner nusantara yang tidak kala menariknya yang memiliki rasa tersendiri, makanan ini khas dari makassar yang sudah jarang di temukan, jadi kalo teman-teman sedang berwisata di makassar kudu wajib di coba.

Nama makanannya adalah bassang atau bubur bassang makassar (BBM) Bubur Khas dari Makassar yang berbahan dasar jagung. Jagung yang digunakan bukan jagung biasa tapi jagung pulut dan sudah melewati proses pengelupasan kulit. Warna jagung ini biasanya putih. Untuk membuat bubur bassang, jagung harus dimasak sampai jagung lunak. Proses melunakan jagung bisa menghabiskan waktu sampai 3 jam.

Tapi proses ini bisa disiasati menggunakan presto sehingga cuma butuh waktu 1 jam. Ciri khas bubur bassang adalah kuahnya yang sangat kental. Karena memakai jagung pulut maka hasil buburnya lebih legit, berbeda jika memakai jagung manis biasa. Bubur ini rasanya manis dan gurih, manis dari jagung dan gurih dari santan.

3.Bubur Pedas - Sambas

Bubur Khas Indonesia
Bubur pedas sebenarnya buburnya orang melayu. Jadi tidak jarang banyak daerah yang mempunyai bubur pedas sebagai makanan khasnya. Meskipun begitu, cita rasa bubur pedas tiap daerah pasti berbeda. Bubur Pedas yang paling terkenal adalah bubur pedas dari kota Sambas di Kalimantan Barat.

Dulu bubur pedas ini disajikan di kerajaan, dan merupakan cerminan budaya yang kental di kerajaan Melayu Deli. Bubur pedas juga biasa dikenal dengan nama Bubbor Paddas (Bubur Pedas). Bubur pedas terbuat dari beras yang ditumbuk halus dioseng dan kaya akan rempah serta sayuran. Biasanya sayuran yang digunakan adalah kangkung, pakis, daun kesum.

Daun kesum adalah tanaman asal Asia Tenggara yang memiliki aroma khas dan cita rasa pedas. Bentuk daunnya kecil memanjang, berwarna hijau tua. Bubur pedas disajikan dengan taburan kacang tanah dan ikan teri yang digoreng kering.

2.Bubur Ayam - Cianjur

Bubur Khas Indonesia
Bubur Ayam Cianjur adalah bubur yang dibumbui kecap asin dan kuah berbumbu pepes. Bumbu pepes terdiri dari kaldu ayam dengan paduan bumbu pepes dan irisan daun bawang plus hati-ampela-usus serta kentang.

Taburannya adalah kacang kedelai goreng, emping, dan kerupuk putih khas Cianjur. Rasa bubur Cianjur itu gurih, kental, dan lezat. Bubur yang paling terkenal lezatannya ada di Pasar Bojong Meron, Cianjur.

Tidak hanya di cianjur,kini bubur ayam kerap kita temui dengan mudah.rasanya yang enak dan perpaduannya membuat bubur ayam cianjur menjadi olahan bubur yang paling banyak peminatnya.

1.Bubur Ayam - Sukabumi

Bubur Khas Indonesia
Bubur Ayam Sukabumi merupakan bubur ayam yang kuahnya mengunakan kaldu ayam. Biasanya disajikan dengan pangsit dan daging ayam yang direbus buat kaldu tadi menambah cita rasa gurih dan enak dari bubur tersebut.

tidak hanya itu bubur ayam sukabumi juga di padu dengan aneka lalapan menambah meriah suasana memakan bubur yang satu ini.berbeda dengan bubur ayam cianjur,bubur ayam sukabumi ini di padu dengan daun sop dan keripik...hmmm lazisss...rasanya Sahabat TravelEsia

Bagaimana Sahabat TravelEsia Rubrik mengenai wisata kuliner kali ini.Semoga artikel 10 Bubur Khas Indonesia bisa menambah khasanah ilmu pengetahuan anda mengenai aneka kuliner khas nusantara.nantikan rubrik wisata kuliner Lainnya Hanya Di TravelEsia
,


 

Manakah Destinasi Terbaik Di Indonesia

Support : Informasi lalu Lintas | | Traffic Information Center
Copyright © 2012 - 2017. Indonesia Tourism and Travel Information - Paket Wisata - Indonesia Tour Package - TravelEsia.Us - All Logos, Trademarks and Registered Trademarks Are The Property of TravelEsia Corporation.
Website Ini Dikelola Oleh : Devisi IT TravelEsia Published by TravelEsia Tour And Travel
Proudly powered by Flight And Hotel Search Engine