Travel Information :

Showing posts with label Banda Aceh. Show all posts
Showing posts with label Banda Aceh. Show all posts

Aceh Gayo Lues : Menapaki Keindahan Negeri Diatas Awan

Aceh Gayo Lues - TravelEsia - Aceh Gayo Lues Merupakan salah satu destinasi wisata yang akan TravelEsia Bahas Pada kesempatan ini.Aceh Gayo Lues merupakan sebuah destinasi wisata peggunungan yang berada di Kabupaten Aceh Tengah yang juga populer dengan sebutan Dataran Tinggi Gayo mendapat tempat tersendiri bagi para pendatang.Dataran Tinggi Aceh Gayo Lues adalah daerah yang berada di kawasan pegunungan Aceh Tengah,Bener meriah dan Aceh Gayo Lues dengan tiga kota utamanya yaitu Takengon,Blangkejeren Dan Simpang Tiga Redelong

Aceh Gayo Lues

Aceh Gayo Lues

juga di kenal sebagai negeri seribu kopi, terdengar cukup unik nama yang di sandang dataran tinggi gayo, karena memang jika di telusuri lebih dalam mengenai sejarah dataran tinggi gayo maka tidak terlepas dari perkebunan kopi nan terkenal di masa silam, cikal bakal dari penjajahan belanda tanah gayo yang berujung pada pembukaan lahan untuk perkebunan kopi di dataran tinggi gayo.

Penduduk asli Kabupaten Aceh Gayo Lues adalah Suku Gayo. Mereka merupakan keturunan dari Batak Karo di Sumatera Utara. Bahasa daerahnya pun berbeda dengan bahasa daerah penduduk Aceh pada umumnya. Kota yang berhawa sejuk dengan keindahan alamnya yang luar biasa, dan berada di kawasan dataran tinggi Gayo. Komoditi-komoditi unggulan yang dipasarkan di Kota Takengon adalah komoditi-komoditi yang berasal dari dataran tinggi Gayo, seperti kopi Gayo (kopi arabika) yang terkenal yang diekspor ke Jepang, Amerika dan Eropa, tomat, markisa, sayur-sayuran, jagung, cabe dan kentang. markisa, tomat, cabe, jagung, sayur-sayuran, jeruk keprok Gayo, alpukat, tembakau dan damar.

Mengapa Anda Harus Kesana..?? 

Aceh Gayo Lues
Kota Takengon yang berada di dataran tinggi Gayo, merupakan kota tujuan wisata di Nanggroe Aceh Darussalam. Keindahan alamnya seperti tersembunyi karena berada di tengah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Objek wisata alam yang terkenal di sana adalah Danau Laut Tawar, yang menjadi kebanggaan masyarakat Takengon. Sebagian aktivitas masyarakat sekitar danau adalah sebagai nelayan. Ikan Depik [Rasbora Tawarensis], merupakan ikan khas Danau Laut Tawar Aceh Tengah.

Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Aceh Gayo Lues, mengunjungi dan menginap di sekitar Danau Laut Tawar. Selain objek wisata Danau Laut Tawar, terdapat tempat-tempat wisata lainnya di Kota Takengon, seperti Gua Puteri Pukes, Pantang Terong, pemandian air panas Wih Pesam, Bukit Terong (Puncak Khafi), Goa Loyang Koro, Pantai Menye, Pantai Ketibung dan Monumen Pacuan Kuda Tradisional [Evant ini biasanya dilakukan pada saat hari kemerdekaan].

Setidaknya ada 20 objek wisata yang dapat dikunjungi di Aceh Gayo Lues. Khusus mengenai perlombaan pacuan kuda, para jokinya biasanya anak usia sekolah. Mereka secara alami terlatih dan berani tanpa menggunakan pelana, yang hanya memakai kaus dan celana pendek berkuda dengan kencang.

Monumen Radio Rimba Raya 

 Aceh Gayo LuesRadio Rimba Raya sangat berperaan Indonesia dari agresi militer Belann penting dalam mempertahankda. Awal Desember 1948, Radio ini mengudara untuk memberitakan bahwa Negara Indonesia masih eksis kepada luar. 

Dari radio ini pula para pahlawan Aceh mengumandangkan perjuangan agar terus dilakukan untuk mempertahankan Negara Indonesia dari agresi Militer Belanda. Monument Radio Rimba Raya terletak di Kampung Rime raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Sebagai tempat yang sangat bersejarah terhadap keutuhan Bangsa Indonesia, tempat ini tidak boleh anda lupakan untuk dikunjungi.

Pemandian Air Panas Simpang Balik 

Tempat ini terletak sekitar 8 km dari ibukota Bener Meriah, Kota Redolong. Lokasi ini terletak di Simpang Balik, terdapat dua kolam pemandian air panas disini, satu kolam dikhususkan untuk perempuan dan satunya lagi untuk laki-laki. Tempat ini sangatlah cocok disinggahi untuk menghangatkan badan anda yang terasa dingin di dataran tinggi ini.

Danau Laut Tawar 

Aceh Gayo Lues
Danau Laut Tawar ini terletak di ibukota Aceh Tengah, yaitu di Kota Takengon. Danau ini menjadi mata pencaharian sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, ikan khas di danau ini adalah ikan depik. Danau ini terletak di tengah Kota Takengon, Keindahan danau yang dikelilingi oleh pegunungan hijau membuat daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung dan menginap di sekitar danau ini.

Danau yang teduh ini terletak di sebelah timur Kota Takengon, di dataran tinggi Gayo (1.250 meter di atas permukaan laut), Kecamatan Lut Tawar, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Ia merupakan danau terluas di Propinsi Aceh dengan luas sekitar 5.472 Ha, panjang sekitar 17 km dan lebar 5,5 km.

Suasana sejuk dan nyaman ditambah bukit-bukit yang mengelilingi dengan pohon pinus dan serangkaian vegetasi tropis dijamin akan membuat sobat quickers senang dan betah berada di sana. Di Danau Laut Tawar ini merupakan habitat ikan trout/ikan depik. Konon ikan trout yang berada di Takengon ini merupakan spesies satu-satunya di dunia yang berada di dDanau Laut Tawar.

Pacuan Kuda Tradisional Gayo 

Pacuan Kuda Tradisional merupakan salah satu atraksi yang sangat menarik dalam kebudayaan Gayo dan biasanya dilaksanakan di lapangan terbuka. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh tempat di dataran tinggi Gayo. Pacuan kuda ini memang sangat tradisional, karena para joki cilik tidak menggunakan pengaman dalam berlomba, seperti pelana kuda, alas kaki, dan pakaian seadanya. Ini akan menjadi tontonan yang sangat menarik, karena sangat berbeda dengan pacuan kuda modern.

Kolam Biru

Tempat ini terletak di kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Luwes. Kolam ini bukanlah kolam renang buatan manusia, tetapi kolam alami buatan Tuhan. Pastinya anda akan sangat penasaran jika tidak melihat langsung kolam berwarna biru ini.

Goa Loyang Koro 

Aceh Gayo Lues
di Desa Toweren Uken, 6 KM dari Kota Takengon menjadi pemberhentian berikutnya. Wilayah Aceh Tengah, khususnya Danau Laut Tawar merupakan danau vulkanis, yakni danau yang terbentuk dari letusan gunung berapi purba. Peristiwa tektonik dan vulkanis terus menerus mengubah wajah kawasan berabad-abad lamanya. Nggak heran, di seputaran danau yang konon merupakan sisa kawah ini, banyak ditemukan goa. Sejumlah goa tercatat berada di sekeliling danau, salah satunya adalah Goa Loyang Koro. 

Berasal dari bahasa setempat, Loyang berarti Goa sementara Koro berarti Kerbau. Di dalam goa, terdapat aneka bentuk macam stalagmit dan stalagtit yang menyerupai beberapa bentuk. Walaupun telah dipasang sejumlah lampu penerang dan jarak tidak terlalu dalam, namun senter sebaiknya tetap dibawa. Kehadiran seorang pemandu akan menjaga sekaligus menjelaskan sejarah goa ini lebih baik lagi. 

Goa dengan kedalaman 20 meteran ini konon dahulu digunakan sebagai penghubung antara wilayah Toweren Uken dengan Desa Isaq yang berjarak sekitar 35 KM jauhnya. Disebut Koro, sebab dahulu penggembalaan kerbau dilakukan melalui jalur ini untuk mencapai Desa Isaq dan sebaliknya. Sayang, jalur penghubung di dalam goa ini telah runtuh sehingga tidak bisa dimasuki lebih dalam.

Kesenian Khas dan Festival

Aceh Gayo Lues
Tidak hanya menjual kecantikan alamnya saja, Dataran Tinggi Gayo adalah rumah bagi tarian khas Aceh yang telah mendunia, Tari Saman. Tarian ini umum dibawakan pada saat-saat hari besar. Di belahan lain Indonesia atau dunia, Tari Saman ini umum dibawakan oleh sekelompok wanita. Namun di wilayah aslinya, Tarian ini dibawakan oleh sekelompok pria yang mengenakan pakaian adat yang menari dengan gerakan terkoordinir sambil melantunkan syair. Gerakan menepuk dada dan paha berulang kali dilakukan. Keindahan Tari Saman ini berasal dari koordinasi gerakan yang cukup cepat diantara para penarinya.

Kesenian lain yang menarik untuk diikuti dan biasanya dipentaskan saat hari besar atau perayaan serta kunjungan tamu negara adalah Didong. Serupa dengan Tari Saman, Didong juga menggunakan bunyi-bunyian, tepuk tangan, dan melantunkan syair yang senada laksana pantun. Sejumlah kelompok biasanya saling berbalas syair dalam pementasan Didong.

Wisata Kuliner

Aceh Gayo Lues
Cara lain untuk menikmati Kota Takengon adalah pada saat malam hari. Memang, dengan hukum syariat Islam yang dijalankan di seluruh wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, diskotik hampir tidak mungkin berdiri di wilayah ini. 

Namun, yang mengasyikkan justru bukan itu. Banyak cara untuk menikmati malam hari di Takengon tanpa minuman keras. Bahkan, hiburan malam di wilayah ini tidaklah angker sama sekali. 

Melewati malam yang sejuk cenderung dingin di kota pegunungan Aceh Gayo Lues, pilihan hiburan yang ada ialah cafe. Sejumlah cafe buka di kota ini saat matahari mulai terbenam dan tutup terkadang selewat tengah malam. Menariknya, cafe bukan saja tempat berkumpul para anak muda saja, melainkan orang tua dan keluarga pun turut berkumpul di tempat ini. 

Jangan kaget apabila tembang-tembang terbaru dari Bruno Mars, Jennifer Lopez, atau Pitbull bisa terdengar dengan kencang walaupun tidak sampai membuat bising. Inilah hiburan malam ala Takengon. 

Minuman keras memang diharamkan sejalan dengan hukum Syariat Islam yang berlaku. Namun bukan berarti roda kegiatan cafe tidak bisa berputar. Dua minuman yang sangat khas dan menarik untuk dijajal ialah TST dan jus, terutama jus alpukat mengingat wilayah ini adalah penghasil alpukat yang cukup baik.
Aceh Gayo Lues
TST sendiri artinya adalah Teh Susu Telur, minuman yang populer di wilayah Sumatera bagian utara ini memang sedikit banyak mengingatkan pada Teh Talua asal Ranah Minang. Namun, di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, nama TST jauh lebih terkenal, walaupun secara fisik dan rasa, kedua minuman tersebut sama. Selain TST dan jus alpukat, sejumlah makanan berat seperti nasi goreng, hingga mie Aceh dan aneka seafood baik bakar atau goreng hadir di tempat ini.

Sayang, tidak banyak rumah makan Aceh Gayo Lues yang menjual makanan khas mereka untuk ditawarkan kepada wisatawan. Walaupun ada sejumlah nama yang unik dan tampaknya menarik untuk dicoba, namun mencari makanan tersebut di warung makan umum atau restoran nampaknya bukan perkara mudah. Jarang bisa menemukan orang asli Gayo yang menjual makanan khas mereka. Salah satu yang masih cukup terkenal sebagai produk khas Gayo adalah Ikan Depik

Ikan ini, merupakan hewan endemik Danau Laut Tawar, diolah dengan cara digoreng. Konon, ikan ini selalu ada walaupun diambil seberapa banyak sekalipun. 

Namun, pada musim-musim tertentu, walaupun ikan tersebut cukup jelas terlihat di sudut-sudut danau, di pasaran agak susah menemukan ikan ini. Selain mahal apabila tidak musim, cukup sukar mencari rumah makan yang menjual ikan yang sudah digoreng ini. Cita rasa ikan ini pun tergolong unik karena ada sedikit rasa pahit pada bagian kepalanya, walau tetap enak untuk dimakan.

Seusai menikmati ikan depik goreng dengan nasi hangat, jangan lupa untuk menikmati secangkir Kopi Aceh baik varian Arabika ataupun Robusta. Umumnya, kopi Gayo yang dikenal adalah yang bercitarasa sedikit masam. Uniknya, rasa masam tersebut tidak terlalu kentara di tanah aslinya ini. Mungkin varian yang dihasilkan Dataran Tinggi ini memang sangat banyak sekali. 

Sedikit berbeda dengan makanan khas, kopi Gayo sangat mudah ditemukan di penjuru Kota Takengon, baik di rumah makan besar ataupun warung kecil sekalipun. Kopi sudah menjadi teman sehari-hari penduduk lokal. Tiada hari tanpa mengkonsumsi kopi. Jangan heran apabila anda disuguhkan kopi hingga tiga kali sehari, laksana minum obat!

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Aceh Gayo Lues
Untuk mencapai Aceh Gayo Luesi, bisa ditempuh dari dua wilayah, 
1). Banda Aceh, Dari terminal di banda aceh bisa dengan Travel [L300] dengan biaya sebesar 75.000 rupiah langsung ke takengon. Perjalanan kurang lebih sekitar 6-7 jam perjalanan. 

2). Via Medan, dari polonia naik ojek atau taxi kearah jalan gajahmada, ongkos untuk Ojek Sekitar Rp. 25.000 – 30.000, dengan Taxi bisa mencapai Rp. 45.000 – 55.000. Dijalan gajahmada cukup banyak Perusahaan bus yang menyediakan jasa angkutan sampai Takengon. Biaya yang diperlukan untuk ke takengon dari medan sekitar Rp. 150.000 

Untuk menjelajahi Aceh Tengah, sebaiknya perjalanan dimulai dari pagi hari, saat kehidupan mulai menggeliat, ketika kabut belum sepenuhnya pergi dari pegunungan di sekitar, dan kala dingin masih menusuk kulit. Keindahan Danau Laut Tawar bisa dinikmati dalam berbagai suasana, dan pagi hari adalah salah satu saat yang tepat untuk menikmatinya.
Aceh Gayo Lues
Segeralah tinggalkan Kota Takengon selepas makan pagi untuk bergegas menuju arah timur, menuju arah Danau Laut Tawar.Ojek becak motor yang berlalu lalang, atau yang parkir di dekat areal pasar Inpres Kota Takengon bisa dijadikan pilihan untuk berkeliling areal danau. Walaupun objek wisata di seputaran danau memang beragam dan banyak, namun yang cukup besar dan unik untuk dikunjungi hanya beberapa, itu pun dengan jarak yang cukup berjauhan. 

Oleh karena itu, kendaraan cukup wajib diperlukan untuk menghemat waktu tempuh. Apabila anda memiliki waktu terbatas, maka lupakanlah angkutan umum yang tidak mengelilingi seputaran danau. Memang, anda harus membayar lebih mahal untuk perjalanan ini, namun semua ini akan sebanding dengan kepuasan yang didapat. 

Takengon terletak hampir di tengah-tengah wilayah Nanggroe Aceh Darussalam. Tidak ada jalan mudah menuju ke kota ini. Walaupun telah memiliki bandara, yakni Bandara Rembele yang terletak di Kabupaten Bener Meriah, sekitar setengah jam perjalanan dari Kota Takengon, namun penerbangannya kurang bisa diandalkan dan tidak tersedia setiap hari. Agak merepotkan memang bagi para wisatawan yang ingin menuju Takengon apabila mereka harus mengikuti jadwal keberangkatan yang hanya dua kali seminggu dan hanya tersedia dari Kota Medan saja.

Aceh Gayo Lues
Pesawat yang melayani rute Medan – Takengon hanyalah NBA degan pesawat yang digunakan berkapasitas kecil sehubungan dengan landas pacu bandara ini yang “hanya” 1200 meter saja. Tiket sekali penerbangan berkisar Rp 300.000an. Bagi anda yang suka tantangan dan memiliki kebebasan waktu, barangkali bisa mencoba pesawat kecil yang terbang di bawah awan sambil menikmati pemandangan punggung Bukit Barisan yang menghijau dari ketinggian. Sudah pasti, pemandangan Danau Laut Tawar menjadi bonus bagi wisatawan yang datang melalui udara. Kesulitan tambahan bagi rute udara adalah tiket perjalanan. Tiket pesawat tersedia hanya melalui kantor penjualan tiket di Medan saja, belum tersedia secara online via internet.

Oleh karena itu, jalur yang sangat bisa diandalkan adalah jalur darat karena tersedia sepanjang minggu setiap hari dan pilihan jadwalnya banyak, bisa siang maupun malam hari. Dari Banda Aceh, waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 7 jam sementara dari Medan sekitar 10 jam. Kendaraan yang digunakan untuk melayani jalur darat merupakan minibus atau L300. Apabila anda berasal dari Medan dan menggunakan bus besar, anda harus turun di Bireun dan berganti moda. 

Semua kendaraan yang menuju jalur tengah Aceh dari Banda Aceh merupakan L300 dengan tarif sekitar Rp 80.000 untuk satu kali perjalanan. Perjalanan malam hari bisa menghemat waktu, namun perjalanan pagi hari memberikan anda bonus rute Bireun – Takengon yang melintasi lereng Gunung Geureudong yang luar biasa menawan.

Bagaimana Dengan Akomodasinya..??

Aceh Gayo Lues
Takengon bukanlah kota besar. Wilayah pusat kota ini bisa dikelilingi habis dalam satu hari, baik hanya dengan berjalan kaki saja. Tidak ada hotel berbintang atau jaringan hotel internasional di tempat ini. Hotel atau penginapan yang ada rata-rata merupakan hotel lokal walau tingkat pelayanannya cukup bisa diapresiasi. 

Hotel dan penginapan rata-rata terpusat di pusat kota, sekitar Pasar Inpres atau Jalan Lebe Kadir. Kota Takengon tidak berdekatan dengan Danau Laut Tawar sehingga hotel maupun penginapan di seputaran kota tidak memiliki pemandangan tepian danau yang cantik. Kalau anda tertarik untuk menikmati hotel dengan pemandangan tepian danau, bisa mencoba Hotel Renggali sekitar 2KM jauhnya dari Kota Takengon. 

Harga kamar pun bervariasi. Untuk Hotel Renggali mulai dari Rp 250.000 semalam, sementara harga hotel di pusat kota jauh lebih murah, dimulai sekitar Rp 80.000 semalam. Hotel di pusat kota, walaupun tidak memiliki pemandangan indah namun menawarkan kehidupan malam kota yang jauh lebih semarak serta kemudahan mencari kebutuhan dasar pelancong. Tidak sukar menemukan toko serba ada dan makanan ringan di pusat kota.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana..??

Waktu Kunjungan terbaik ke Aceh Gayo Lues adalah pada bulan januari hingga agustus setiap tahunnya

Know Before You Go...!!!! 

  • Wanita lokal wajib mengenakan pakaian yang menutupi aurat serta jauh dari menonjolkan lekuk tubuh. Aturan ini longgar bagi masyarakat pendatang non-muslim karena di Aceh, hidup banyak suku bangsa.
  • Aturan berpakaian bagi pria pun serupa dengan wanita, yakni menutupi aurat. Hanya saja, pria masih boleh mengenakan celana selutut untuk kegiatan sehari-hari.
  • Pakaian muslim wajib dikenakan ketika akan memasuki Masjid atau Meunasah.
  • Tidak diperbolehkan melakukan Khalwat atau perbuatan mesum, apalagi bagi mereka yang bukan muhrim atau pasangan suami-istri sah. Perbuatan ini mencakup berpegangan tangan, apalagi pacaran berdua di tempat-tempat sepi.
  • Homoseksual sama sekali dilarang di dalam Syariat Islam.
  • Mengkonsumsi minuman keras (Khamar) dan berjudi (Maisir) adalah dilarang.
  • Berzinah atau berselingkuh bagi mereka yang belum atau sudah menikah akan mendapatkan hukuman cambuk atau rajam.
  • Pada saat adzan, terutama adzan magrib, masyarakat dihimbau untuk tidak berkeliaran di jalanan.
  • Wilayatul Hisbah adalah lembaga yang bertugas mengatur penerapan Syariat Islam di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam. Polisi Syariat Islam-lah yang melakukan tugasnya, baik dalam hal menegakkan hukum, sekaligus memberikan sanksi.
Bagaimana Sahabat TravelEsia apakah anda ingin Menapaki Keindahan Negeri Diatas Awan ini,Jika Anda mengunjungi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam,sempatkalah Untuk mengunjungi Aceh Gayo Lues Sebagai destinasi Wisata Anda.Mari Kita Dukung Indonesia sebagai destinasi wisata dunia.
,


Pulau Rubiah : Surga Terumbu Karang Di Ujung Barat Indonesia

Pulau Rubiah - Pulau Sabang - Pulau Rubiah Yang Secara Geografis Terletak Bersebelahan Dengan Pulau Weh Atau Yang Lebih Di Kenal Dengan Sebutan Pulau Sabang.Pulau Rubiah terletak di daerah Nangroe Aceh Darussalam. Pulau ini merupakan bagian dari wilayah kota Sabang, tepatnya di sebelah barat-laut dari pulau Weh. Pulau yang seluas 26 hektar ini menawarkan keindahan surga bawah laut dan wisata bahari yang sangat memukau. Bahkan Pulau Rubiah dijuluki sebagai surga taman laut. Hal ini dikarenakan pulau ini layaknya sebuah akuarium yang berisikan berbagai macam hiasan di dalamnya.
Pulau Rubiah

Pulau Rubiah

dikelilingi oleh Selat Malaka di Utara, Samudera Hindia di Selatan, Selat Malaka di Timur dan Samudera Hindia di Barat. Pulau dengan luas 156,3 km² terdiri dari beberapa pulau kecil yang terbentuk sebagai akibat dari letusan gunung yaitu Pulau Weh (121 km2), Pulau Rubiah (0,357 km2),Pulau Seulako (0,055 km2), Pulau Klah (0,186 km2), dan Pulau Rondo (0,650 km2).

Pada jaman pemerintahan Hindia Belanda, dermaga Sabang telah menjadi pelabuhan penting sebagai pangkalan batubara untuk Angkatan Laut Kerajaan Belanda yang kemudian dikembangkan menjadi lalu lintas perdagangan barang.

Pemerintah Indonesia pada tahun 2000 menetapkan Sabang sebagai Zona Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, bayangan Sahabat TravelEsia dengan penetapan tersebut saya akan menemukan kota yang sibuk dengan lalu lintas barang dan jasa.ketika datang waktu dzuhur maka aktivitas penduduk di sini berhenti, mereka akan beristirahat hingga maghrib. Nikmati saja segarnya udara dan keindahan alam yang tersaji di setiap sudut pulau.

Pulau Rubiah
Dahulu, Pulau Rubiah adalah pulau yang dijadikan tempat transit bagi calon jemaah haji asal Aceh yang hendak berlayar menuju mekkah pada masa jaya Kerajaan Aceh.

Pada masa Perang Dunia II lalu, pulau ini menjadi benteng pertahanan pasukan Belanda dan Jepang, dan hingga saat ini reruntuhan bangunan pertahanan pasukan Belanda itu masih terlihat di sana.Salah Satunya Peninggalan Tersebut Terlihat Di Pantai Anoi Itam Dan Beberapa Kapal Perang Yang Telah Menjadi Rumah Bagi Terumbu Karang Dan Ikan - ikan Berwarna Warni Di Berbagai Titik Penyelaman Sepanjang Pulau Sabang

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Pulau Rubiah
Pulau Rubiah dikenal sebagai surganya taman laut karena bentuknya yang seperti akuarium raksasa. Di dalamnya terdapat berbagai macam jenis ikan tropis, terumbu karang, kerang raksasa, dan masih banyak lainnya.

Terumbu karang disini terdiri dari berbagai jenis, bentuk dan warna yang membentuk gugusan karang yang menarik. Untuk menuju ke kawasan ini, bisa menempuh jalan darat atau perairan menggunakan perahu nelayan.

Jika menggunakan perahu, anda bisa menumpang kapal yang sudah disediakan (disewakan) oleh warga setempat.Pulau ini sangat cocok bagi para wisatawan yang memiliki hobi snorkeling, diving atau berkeliling dengan perahu kaca (glass bottom boat) karena di pulau ini terdapat berbagai jenis terumbu karang yang sangat berwarna-warni dan berbagai macam bentuknya.

Tentunya karang-karang yang membentuk sebuah gugusan yang sangat menarik tersebut akan sangat memanjakan mata para pecinta wisata bahari. Tak hanya terumbu karang yang menghiasi taman laut ini, berbagai jenis ikan tropis seperti gigantic clams, angel fish, school of parrot fish, lion fish dan banyak lagi yang lainnya menambah keeksotikan dari taman bawah laut di sini.

Pulau Rubiah
Taman Laut Rubiah atau Sea Garden of Rubiah memiliki luas sekitar 2.600 hektar dan smuanya cantik di sini. Yang paling cantik di sini adalah biota lautnya. Ikan-ikan yang besar dan warna-warni siap menggoda Anda dengan segala keindahannya.

Di sini hidup ikan warna-warni dan menarik seperti ikan macan atau ikan kakatua. Bentuknya yang besar dan warnanya yang menarik membuat para penyelam lupa diri. Belum lagi jika diving lebih dalam, akan menemukan banyak ikan seperti pari manta, hiu, penyu dan lain-lain.

Bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan taman bawah laut tersebut tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan sendiri karena di pulau ini telah disediakan fasilitas penyewaan perlengkapan untuk snorkeling. Harganya pun cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 40.000 per orang per hari. Atau dapat juga menyewa sebuah perahu dengan biaya Rp 150.000,- untuk beberapa jam. Apabila datang dengan rombongan bisa menyewa sebuah perahu (glass bottom boat) dengan biaya Rp 300.000,- untuk sekali jalan. Perahu ini dapat menampung 10-12 penumpang. 

Selain menjadi tujuan wisatawan lokal maupun internasional, Pulau Rubiah ternyata juga dimanfaatkan sebagai tempat penelitian biota laut seperti terumbu karang dan ikan karang. Dari 15 jenis biota laut yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia, 14 biota laut diantaranya terdapat di Taman Laut Pulau Rubiah ini. Sungguh sebuah tempat yang sangat pantas untuk dikunjungi terutama bagi wisatawan yang memiliki hobi menyelam. Jadi, segera cantumkan Pulau Rubiah di Nangroe Aceh Darussalam di daftar perjalanan Anda berikutnya. Happy trip and always save our earth.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Pulau Rubiah
Wisatawan yang ingin ke Pulau Rubiah dapat menggunakan rute dari Banda Aceh menuju Pulau Sabang dengan menggunakan kapal ferry atau speedboat.

Waktu tempuh dari Banda Aceh menuju Pulau Sabang dengan menggunakan kapal ferry akan memakan waktu sekitar 90 menit dengan harga tiket mulai dari Rp. 30.000 per orang sekali jalan. Sedangkan dengan menggunakan speedboat akan sedikit lebih cepat, yakni sekitar 45 menit dengan biaya sewa mulai dari Rp. 50.000 per orang sekali jalan. Setelah tiba di Pulau Sabang, para wisatawan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Rubiah menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Pulau Rubiah
untuk menikmati keindahan pulau sabang, ada beberapa penawaran jika anda belum menyewa kendaraan maka anda diharuskan naik angkutan resmi dari Organda yaitu mobil L-300. Bisa di antar sampai kota Sabang dengan tarif Rp. 15.000 – Rp. 20.000 atau dengan harga nego untuk di antarkan sampai ke penginapan.

Kisaran tarif per orang dari pelabuhan Balohan sampai pantai Sumur Tiga Rp. 25.000 – Rp. 30.000, Pelabuhan Balohan sampai pantai Gapang Rp.40.000 – RP. 45.000, Pelabuhan Balohan sampai Iboih Rp. 50.000

Sebenarnya Pulau Sabang telah memiliki bandara udara bernama Maimun Saleh, namun bandara ini hanya digunakan untuk kepentingan militer. Untuk mencapai pulau Sabang atau Pulau Weh anda dapat menyeberang melalui Pelabuhan Ulee Lheue (Aceh) menuju Pelabuhan Balohan (Sabang).
  • Tarif taxi Bandara Sultan Iskandar Muda Airport – Pelabuhan Ulee Lheu: Rp. 100,000

  • Tarif carter labi-labi dari terminal bus – Pelabuhan Ulee Lheu: Rp. 60,000

  • Tarif taxi Pelabuhan Ulee Lheu – Bandara Sultan Iskandar Muda (jika ingin city tour, 1- 2 jam): Rp. 150.000 – Rp. 200.000,-

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Penginapan Di Pulau Sabang
Meskipun telah tersedia fasilitas penyewaan perlengkapan menyelam, namun Pulau Rubiah masih sangat minim fasilitas lainnya seperti fasilitas untuk menginap, gazebo untuk istirahat, dll. Di pulau ini hanya terdapat sebuah warung makan kecil yang hanya buka pada pagi hingga malam hari saja.

Bahkan bisa dikatakan pulau ini masih belum berpenghuni, jadi benar-benar masih alami. Meskipun tidak berpenghuni, namun keindahan pulau ini terutama keindahan taman bawah lautnya telah banyak mengundang para wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk datang kemari.

Di sekitar Taman Laut Pulau Rubiah banyak terdapat cottage/penginapan dengan biaya yang sangat murah, berkisar antara 80 ribu rupiah hingga 150 ribu rupiah. Anda akan mendapatkan potongan harga jika menginap lebih lama. Umumnya turis asing menginap mininal satu minggu hingga 2 bulan.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu Kunjungan Terbaik Ke Pulau Sabang Adalah Bulan April Hingga Agustus,Kondisi Air Yang Jernih Serta Kondisi Cuaca Dan Ombak yang Bersahabat sangat mempengaruhi Transportasi Atau Peyebrangan Dari Dan Akan Menuju Pulau Sabang.Pada Bulan April Hingga Agustus kondisi air laut dalam kondisi yang sangat baik untuk anda gunakan snorklink dan menyelam disana

Lokasi Wisata Apa Saja Yang Dapat Saya Kunjungi Disana ?

Peta Pulau Sabang
Untuk berkeliling Pulau Weh atau Sabang maka Anda bisa menyewa mobil atau motor agar petualangan menjadi lebih mudah.

Berkeliling dengan sepeda atau motor akan menjadi sensasi yang menarik dan berkesan.

Sabang adalah sebuah kotamadya dari Pulau Weh yang dapat dijelajah dalam 1-2 hari. Apabila Anda berkeinginan mengunjungi beberapa tempat menarik yang masih bernuansa pantai maka kunjungi juga pantai-pantai berikut ini.

Pantai Gapang : Jalan Sabang – Iboih KM 21
Pantai Kasih : Jl.Hasanudin,
Pantai Teupin Layeu : Desa Iboih Km 23
Pantai Ujung Kareung : Desa Ie Meulee, Pulau Weh

Know Before You Go

  • Untuk menyewa kendaraan berupa sepeda motor, sepeda, atau mobil maka Anda bisa dapati di penginapan atau dari Pelabuhan Balohan.
  • Mengingat di Pulau Weh SPBU tidaklah banyak maka pastikan Anda rutin mengecek ketersedian bensin atau warga setempat menamakannya minyak. Di pinggir jalan biasanya tersedia penjual bahan bakar apabila sewaktu-waktu darurat Anda membutuhkannya.
  • Sabang seperti juga daerah lain di Provinsi Aceh menerapkan Hukum Syariah Islam meski di sini terbilang lebih longgar karena banyak wisatawan mancanegara.  
  • Makanan di Sabang pastinya jenis yang halal termasuk minuman yang tidak beralkohol. Di beberapa tempat tertentu minuman beralkohol dapat ditemukan dan khusus untuk wisatawan mancanegara.
  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Kenakan sepatu atau sandal saat berjalan-jalan di pesisir pantainya untuk menghindari bulu babi yang kadang tidak terduga terinjak.
  • Pastikan Anda membawa peralatan untuk aktivitas bahari meski demikian di disni tersedia peralatan yang dapat disewa. Hal ini juga akan sangat membantu untuk mengurangi pengeluaran uang di lokasi.
  • Bekali diri Anda dengan makanan. Mulai dari makanan kecil untuk di perjalanan sampai air mineral yang banyak. Sedikit sulit mencari warung-warung di pantai mekaki
  • Setiap pengunjung dilarang mengganggu, merusak, mengambil, atau berburu flora, fauna dan ekosistemnya.
  • Karena penerangan yang minim tanpa listrik, jangan lupa membawa senter. Bawa pula obat-obatan pribadi termasuk obat antiseptik. Karena air bersih agak susah, bawa juga jel antiseptik untuk tangan dan tisu basah.
  • Untuk kamera, sebaiknya bawa kamera bawah air serta kamera tele untuk mengabadikan lumba-lumba. Bawa plastik kedap air untuk menaruh barang-barang agar tak terkena air. Lotion anti nyamuk juga tak salahnya dibawa. Selain juga pelembab tabir surya.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik untuk Mengunjungi Surga Terumbu Karang Di Ujung Barat Indonesia Ini.Jika Anda Berkunjung Ke Banda Aceh,Jadikanlah Pulau Rubiah,Pantai Sumur Tiga , Pulau Beras , Danau Lau Tawar , Gunung Leuser , Museum Tsunami , Pulau Banyak Sebagai Destinasi Wisata Anda.Mari Kita Dukung Indonesia Sebagai Destinasi Wisata Dunia
,


Danau Laut Tawar : Keindahan Dan Kearifan Alam Di Tanah Rencong

Danau Laut Tawar - Keindahan Alam Indonesia Selalu Saja Menjadi Kebanggan dan Gugusan Cerita Menarik Bagi Mereka Yang Mencintai Keramahan Dan Keindahan Dari Suatu Negara.Indonesia Adalah Negara Yang Kaya Akan Budaya Dan Adat Istiadat Yang Menaungi Kehidupan Sehari-hari masyarakat Indonesia.Negeri Berbilang Kaum Ini Memiliki  sejarah asal usul dan budaya yang sangat berbeda antar satu sub etnis dengan sub etnis lainnya sehingga memperkaya hasanah budaya di Indonesia.

Keindahan Dan Kekayaan Adat Istiadat yang Beragam Namun Menjadi Satu Kesatuan Menjadi Sebuah Tolak Ukur Akan Kebesaran Dari Sebuah Negara Yaitu Indonesia.Kali Ini TravelEsia Akan Memperkenalkan Keindahan Dan Kesejukan Sebuah Danau Nan Elok Di Bumi Serambi Mekkah,Yang Memiliki Posana Dan Bentang Alam Nan Indah,Yang Pasti Membuat Anda Betah Untuk Berlama-lama Disana

Danau Laut Tawar

adalah sebuah danau dan kawasan wisata yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam. 

Disisi barat danau ini terdapat sebuah kota kabupaten yaitu kota Takengon, yang juga merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Tengah. Suku Gayo menyebut danau ini dengan sebutan Danau Lut Tawar

Luasnya kira-kira 5.472 hektar dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km. Volume airnya kira-kira 2.537.483.884 m³ (2,5 triliun liter).Danau Laut Tawar memiliki 25 aliran krueng dengan total debit air kira-kira 10.043 liter per detik dengan rata-rata kedalaman tertingi adalah 51,13 meter dan kecerahan tertinggi 2,92 meter ditengah danau. semakin tinggi kecerahan maka semakin jernih.  

Keberadaan Danau Laut Tawar menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Ia merupakan objek wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Danau ini menjadi sumber air yang dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah, namun juga oleh masyarakat di kabupaten-kabupaten lainnya.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Ada beberapa fauna yang hidup di danau ini yaitu, 3 jenis Molusca, 1 jenis annelida, 37 jenis ikan dan 49 jenis serangga sedangkan untuk hewan yang hidup disekitar danau ditemukan 20 species mamalia yang terbagi atas 13 famili beberapa diantaranya termasuk hewan yang dilindungi, antara lain binturung, pukas, tringgiling, landak, kancil, napu, owa, siamang, tanado, harimau, kucing hutan, rusa, dan kijang. 

Tidak Hanya Itu,Danau ini Juga memiliki ikan endemik, seperti ikan depik atau Rasbora leptasoma. Ikan depik berbentuk kecil seperti teri dan mirip dengan ikan bilih di Danau Maninjau, Sumatera Barat. Meski kini, populasi ikan depik terancam punah akibat penangkapan besar-besaran yang tak diimbangi dengan usaha penyelamatan lingkungan.

Di pinggiran Danau yang jernih ini pun tumbuh sebatang pohon yang sangat besar batangnya, banyak buahnya serta rimbun daunnya. Tempat  dimana segala jenis binatang yang hidup di hutan tersebut untuk berteduh dari teriknya matahari dan derasnya hujan sambil beristirahat sejenak setelah melalang buana mencari makanan, sekaligus tempat menghilangkan rasa dahaga karena kolam tersebut airnya sangat jernih serta keberadaanya diapit oleh dua Bukit Yang Semakin Menambah Keindahan Dan Kearifan Danau Tersebut

Dua bukit yang mengapit danau ini, semakin memperlihatkan keindahan danau. Penyatuan perairan dan dataran memberi banyak sumber penghidupan bagi masyarakat, terutama di sekitar dataran tinggi Gayo. 

Sebutan laut karena luasnya seperti laut dan sebutan tawar karena airnya tidak asin. Danau ini menyimpan kekayaan flora dan fauna, salah satunya yang paling terkenal ialah ikan depik yang merupakan spesies ikan yang hanya ada di Danau Laut Tawar. 

Di lokasi ini pengunjung dapat melihat masyarakat yang bercocok tanam dan memancing. Suatu aktivitas yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar danau. Komoditi unggulan yang ditanam di dataran tinggi Gayo antara lain, adalah kopi Gayo (kopi arabika) yang sangat terkenal di Jepang, kentang, markisa, tomat, cabe, jagung, dan sayur-sayuran. Hasil komoditi perkebunan yang cukup terkenal adalah jeruk keprok Gayo dan alpukat. 

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Danau yang teduh ini terletak di sebelah timur Kota Takengon, di dataran tinggi Gayo (1.250 meter di atas permukaan laut), Kecamatan Lut Tawar, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Ia merupakan danau terluas di Propinsi Aceh dengan luas sekitar 5.472 Ha, panjang sekitar 17 km dan lebar 5,5 km. 

Walaupun Berada Di Provinsi Aceh,Namun Akses Terdekat Menuju Ke Danau Laut Tawar Adalah Kota Medan.Untuk Menuju Lokasi Ini baik dari arah Banda Aceh atau Lhokseumawe-Medan menuju ke arah barat, kita dapat menempuh jalan darat sekitar 100KM melalui jalan di pergunungan yang indah yang lengkap dengan jurang-jurang dalam yang hijau memikat melewati Kabupaten Bireun dan Bener Meriah. 

Dari arah barat, kita dapat mencapai daerah ini lewat darat juga melalui kabupaten Aceh Barat. Selain dari darat, dapat juga melalui udara dengan pesawat kecil.

Para wisatawan yang ingin melakukan perjalanan ke Danau ini, Bisa jadi begitu mudah dengan pergi melalui Kota Bireun, Nangroe Aceh Darussalam. Para wisatawan dapat menemukan terminal kecil yang bisa membawa Anda langsung ke Danau Laut Tawar . Ini menghabiskan sekitar 5 jam. Rute alternatif lain, para wisatawan bisa melalui Blang Kejeren dan Kutacane. Sebagai tempat favorit bagi banyak wisatawan

Tapi jangan lengah ketika menikmati pesona Danau Laut Tawar. Jika Anda baru kali pertama mengunjungi danau ini, maka harus berhati-hati, terutama saat mengemudikan kendaraan. Di sini masih minim pembatas jalan dengan jurang. Sehingga bisa sangat berbahaya.

Namun Anda Jangan Khawatir, sebab Danau Laut Tawar Memiliki pemandangan yang sangat memanjakan mata.

Sejauh mata memandang, danau seluas sekitar 5.000 hektar ini akan memberikan semua kesempurnaan yang dimilikinya.

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Di sekitar danau terdapat tempat penginapan bagi para wisatawan yang ingin bermalam Di Danau Ini.Tidak hanya penginapan, wisatawan dapat menemukan beberapa restoran. Di restoran ini, Anda bisa menemukan beberapa menu khusus yang Dapat Anda Pesan Sesuai Dengan Keinginan Anda.Pastinya Dengan Harga Yang Relatif Murah

Tidak Puas Akan Itu Di Danau Ini Juga Tersedia  kapal motor yang digunakan untuk membawa penumpang mengelilingi Keindahan Dan Kearifan Danau Laut Tawar ini

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Untuk Mengunjugi Danau Laut Tawar ini Dimungkinkan Sepanjang Tahun,Namun Pada Bulan September Hingga Desember Adalah Musim Penghujan Disana.Dimana Kondisi Jalan Baik dan Yang Akan dan menuju Danau Ini masih minim pembatas jalan dan Sempit dengan jurang di Sisi kanan dan Kirinya. Sehingga bisa sangat berbahaya Pada Saat Melintasinya.

Know Before You Go

  • Para wisatawan yang ingin melakukan perjalanan ke Danau ini, Bisa jadi begitu mudah dengan pergi melalui Kota Bireun, Nangroe Aceh Darussalam
  • Rute alternatif lain, para wisatawan bisa melalui Blang Kejeren dan Kutacane
  • Takengon adalah daerah syariat Islam dan cukup dingin. Lebih baik Anda memakai pakaian tertutup. 
  • Jangan lupa membawa Kamera  Anda karena banyak objek yang indah dan menarik untuk Anda abadikan. 
  • Transportasi dari medan Anda dapat langsung ke jalan Gajah Mada di Medan, disana berkumpul segala macam bus yg menuju aceh termasuk ke Takengon.
  • Lebih cepat Anda bisa menggunakan mobil travel yang menjemput dan langsung mengantarkan ke tujuan meski biasanya ongkosnya lebih mahal
  • Bus menuju Takengon berangkat Tengah Malam Agar Dapat sampai disana pagi hari 
  • Bila Anda datang bersama lebih dari lima orang, lebih baik menyewa mobil dari Medan.Pastinya Karena Menghemat Biaya Perjalanan Anda
  • Segala macam objek wisata di daerah ini dapat Anda ditanyakan langsung dengan pemilik penginapan yg sangat ramah. Anda juga bisa juga menyewa sepeda seharian untuk keliling danau dan kota kecil ini
  • Jangan lupa Anda berwisata kuliner di Takengon dengan mencicipi ikan deupik yang nikmat dan khas Danau Laut Tawar
  • Pilihan penginapan meski tidak banyak namun umumnya murah dan bersih
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik Untuk Mengunjungi Keindahan Dan Kedamaian Danau Ini.Jika Anda berkunjung ke Nangroe Aceh Darusalam Sempatkanlah Untuk Mengunjungi Danau Laut Tawar , Gunung Leuser sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia 
,


Gunung Leuser : Menggapai Puncak Tertinggi di Tanah Rencong

Gunung Leuser Merupakan Gunung Tertinggi Di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam Yang Letaknya Masuk Kedalam Konserfasi Taman Nasional Gunung Leuser . Taman Nasional Gunung Leuser Sendiri Berada Dalam Dua Provinsi Yang Berbeda,Membentang dari propinsi Nanggroe Aceh Darussalam ( Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Timur dan Aceh Singkil ) Hingga Propinsi Sumatera Utara ( Kabupaten Langkat dan Karo ) dengan luas 80.000 hektar

Gunung Leuser

Secara Administratif menempati tiga perempat luas taman nasional tersebut. Secara spesifik kawasan gunung Leuser terdiri dari Suaka Margasatwa ( SM ) Kluit 20.000 ha, SM Gunung Leuser 416.500 ha, SM Kappi 142.800 ha, SM Langkat Selatan 82.985 ha, SM sikundur 60.000 ha, Taman Wisata Lawe Gura 9.200 ha, TW Sikundur 18.500 ha, dan hutan lindung serta hutan produksi terbatas seluas 292.707 ha.

Ekosisem Leuser yang terletak pada 3-4º LU dan 97-98º BT, yang meliputi 100 km sepanjang Pegunungan Bukit Barisan dan membentang dengan batas ketingian 0 – 3455m dari permungkaan laut. Dengan demikian ini menjadikan Taman Nasional Leuser merupakan taman nasional yang terbesar di Indonesia.

Taman Nasional Gunung Leuser sendiri mengambil nama dari Gunung Leuser (3404 M dpl) di Aceh. Taman nasionalnya meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi hutan lebat khas hujan tropis. Taman nasional ini dikelola dengan sistem zonasi untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya,pariwisata, dan rekreasi.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Gunung Leuser dan area disekitarnya dikenal dengan nama Kawasan Ekosistem Leuser yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Ada sekira 130 spesies dapat diidentifikasi di Taman Nasional Gunung Leuseryaitu: harimau sumatera, gajah, badak, siamang, kera, macan tutul, reptil, ikan, dan juga 325 spesies burung.
 
Gunung Leuser memiliki puncak tertinggi 3.381 m dan merupakan salah satu taman nasional terbesar dan paling beragam di Indonesia seluas 7.927 km² di ujung utara Sumatera. Ketika melintasi pemandangannya yang luar biasa, para petualang sejati seperti Anda tidak akan kecewa ketika Anda menjelajah taman ini.

Tidak Hanya itu Anda dapat Melihat Konserfasi orangutan yang mengesankan. Temukan kelembutan primata ini ketika Anda coba berinteraksi dengan mereka. Hutan Gunung Leuser juga memiliki kekayaan buah-buahan tropis seperti mangga, rambutan, durian, alpukat, jeruk, pepaya, dan jambu biji. 

Bentang Alam Gunung Leuser sangatlah luas, mencakup hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan sampai hutan subalpine. Dengar berbagai ekosistem, Gunung Leuser ini sebenarnya merupakan kelompok berbagai cagar alam dan hutan, yaitu: Cagar Alam Gunung Leuser, Kappi Cagar Alam, Cagar Alam Kluet, Sikundur-Langkat Wildlife Reserve, Ketambe Research Station, Singkil Barat, dan Dolok Sembilin. 

Petualangan ke Gunung Leuser lebih dari sekedar petualangan besar ke kebun binatang sesungguhnya. Datang dan berkunjunglah ke sebuah desa kecil Ketambe yang ramah  dimana penduduk lokal secara alami memiliki pengetahuan mengenai flora fauna di sini. 

Jelajahi setiap jalan ketika Anda pergi ke taman ini. Melihat orangutan di alam mereka merupakan salah satu pengalaman terbaik dalam hidup Anda. Jadi, siapkan perlengkapan Anda untuk mempelajari kehidupan orangutan Di Kawasan Konserfasi ini

Kegiatan lain yang Anda mungkin coba adalah mengunjungi gua kelelawar, hiking sepanjang sawah dan perkebunan karet, mengunjungi proyek-proyek sosial seperti sekolah bahasa Inggris gratis, rumah anak-anak dan klinik, dan pasar Jumat gembira. Anda juga bisa bergaul dengan beberapa penduduk setempat dan menikmati suasana santai di warung makan lokal.

Untuk perjalanan yang lebih menantang, Anda bisa hiking ke puncak Gunung Leuser, yang memakan waktu sekitar 10-14 hari. Desa kecil Angasan adalah titik awal pendakian yang terbaik.
Sangat dianjurkan ketika Anda pergi ke hutan dengan membawa beberapa pemandu lokal. Semua pemandu di sini terpercaya dan  berlisensi, dan karenanya Anda tidak hanya akan aman tapi juga nyaman.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Meskipun Puncak Leuser berada di NAD akan tetapi akses pendakian yang paling dekat dicapai dari Medan–Sumatera Utara, bukan dari Banda Aceh.Dewasa ini ada dua rute pendakian menuju puncak Leuser yang pertama adalah dari utara tepatnya dari desa Kedah, 

ini adalah rute normal yang sering dipakai pendaki, dari desa Kedah ke puncak leuser membutuhkan waktu paling cepat 7 hari pendakian, 

sedangkan rute pendakian satu lagi dari arah selatan, rute ini jarang dipakai karena cukup jauh dan medannya lebih berat.

AKSES KE SANA
Dari terminal Pinang Baris - Medan, pendaki dapat naik bis berukuran besar seperti Garuda, Pinem atau selian menuju Kutacene yang berjarak 233 km, dengan memakan waktu kira-kira 10-12 jam. Dalam perjalanan tersebut pendaki akan melewati brastagi dan Kaban jahe. Kutacane merupakan ibukota Aceh Tenggara. Daerah ini membentang diantara jalan raya yang menghubungkan Banda Aceh dengan Bakingan, yang membentang sepanjang 508 km.

Selain melalui Medan, Kutacane juga dapat ditempuh melalui Banda Aceh dengan mengendarai Colt L-300. Selanjutnya dari kutacane naik angkutan lokal ( Loser, Marmas ) Jurusan Blangkajeren ke Desa Angusan, atau dapat mencarter langsung ke Desa Kedah Penosan.

Bagaimana Dengan Rute Pendakiannya ?

GREEN SINEBUK ( KEDAH ) - SIMPANG ANGKASAN
Dari jalur Kedah Aceh Tenggara, puncak gunung yang dituju tidak kelihatan berbeda dengan gunung-gunung lain yang ada di Jawa. Green Sinebuk merupakan pos terakhir berupa Bungalow yang berada pada ketinggian 1555 mdpl. Vegetasi di sekitar daerah ini merupakan daerah perkebunan masyarakat dan hutan herogen dengan keadaan alam yang berupa perbukitan dataran tinggi. Setiba di daerah ini pendaki akan diserbu oleh para guide yang memasang tarif antara Rp. 800.000 s/d Rp.1.000.000 per pendakian.

Disekitar area ini terdapat 7 etnis penduduk yang mendiami seputar ekosistem Leuser yaitu Gayo, Aceh, Melayu, Alas, Singkil, Karo dan Pakpak. Untuk menuju puncak gunung Leuser diperlukan waktu selama 9-10 hari tergantung cuaca dan kondisi fisik pendaki. Maka secara total pulang - pergi, pendakian memakan waktu kira -kira 14-16 hari. untuk mencapai puncak gunung Leuser pendai harus melewati 7 gunung lagi sebagai persyaratannya.

Hutan pertama yang ditemui kondisinya masih cukup rimbun dan berlumut yang menyebabkan jalan setapaknya sangat licin. karena lebatnya hutan di daerah ini, sinar mataharipu tidak samai ke tanah sehingga kelembabannya menjadi abadi. 

Menurut penduduk setmpat, daerah di sekitar ini terdapat " persimpangan siluman " yang merupakan sebuah persimpangan menuju perkebunan ilegal " perkebunan daun surga " yang di kelola oleh oknum - oknum tertentu. Disinyalir harimau Sumatra masih berkelian di sekitar daerah ini. dan di sepanjang jalan akan disajikan pemandangan hewan - hewan yang langka.
Menuju Simpang Angkasan diperlukan waktu normal pendakian 9-10 jam, itupun jika di dukung cuaca yang bersahabat.

SIMPANG ANGKASAN - JAMBUR
Simpang Angkasan terdapat disebuah pegunungan yang berada di ketinggian 1525 mdpl. Vegetasi di sekitar adalah hutan heterogen dan hutan yang telah hangus terbakar.Banyak terdapat jenis burung dan tumbuhan pemangsa binatang ( kantong semar ). Didaerah ini pendaki diwajibkan waspada karena terdapat percabangan lintasan yang cukup membingungkan. Untuk itu diperlukan Orientasi dan navigasi yang jitu dan tepat agar pendaki dapat meneruskan perjalanan menuju jambur. Lintasan menuju Jambur mulai nanjak dan berat dengan lebatnya vegetasi yang di dominasi oleh juluran pohon rotan. Diperlukan waktu 2-3 jam menuju JAmbur.

JAMBUR - PUNCAK ANGKASAN
Jambur merupakan sebuah pos pendakian yang berupa tanah terbuka dan disekitar terdapat genangan air yang dapat digunakan sebagai keperluan memasak bagi para pendaki. Untuk menuju puncak Angkasan diperlukan waktu 3-4 jam dengan lintasan yang tetap menanjak.

PUNCAK ANGKASAN - SIMPANG JI'IT
Puncak Angkasan berada pada ketinggian 2891 mdpl. Disini pendaki dapat menjumpai beberapa jenis fauna. Perjalanan kesana ditempuh dengan menyusuri sebuah punggungan yang berhutan sangat lebat. Perjalanan kira-kira memakan waktu 2-2.5 jam dengan panjang lintasan 3.4 km.
Simpang JI'IT biasa dikenal juga dengan simpang 21. Selepas area ini lintasan tetap landai. Sekitar 1 km kemudian pendaki akan memasuki area hutan kayu manis. Selanjutnya pendaki harus benar- benar kembali menentukan orientasi medan yang tepat karena lintasan banyak tertutup oleh semak. Untuk sampai lintasan Badak pendaki perlu menempuhnya selama 3.5 - 4 jam dengan lintasa menanjak.

LINTASAN BADAK - BLANGBEKE
Lintasan Badak merupakan area camp yang berada didekat Bukit Perpanji. Biasanya pendaki berada disini jika telah memasuki hari kelima. Setelah itu lintasan menuju Blangbeke sangatlah panjang yang memakan waktu pendakian 8-10 jam. Untuk itu pendaki dianjurkan menimbun logistik sebagai cadangan m,akanan saat turun kelak.
Medan menuju Blangbeke lebih terbuka dan banyak vegetsi semak perdu.

BLANGBEKE - KOLAM BADAK
Selepas area Blangbeke kondisi medan mulai memasuki daerah berhutan lebat dan pepohonannya diselimuti lumut tebal. Vegatasi sepanjang lintasan ini sangatlah beragam mulai dari pohon berbatang keras dan lebat hingga semak dan benalu yang menempel apada pepohonan besar tersebut. Namun sepanjang lintasan ini belum dapat ditemui edelweis. Selepas area tersebut pendaki akan menyebrangi tiga buah sungai kecil dan sangat jernih dan dingin, dan sebuah sungai yang cukup besar dengan luas penampang mencapai 10m, yang bernama sungai Alas 2 . sekitar 3 jam kemudian, pendaki akan tiba di Camp Kolam Badak.

KOLAM BADAK - BIPAK
Dinamakan kolam badak karena tempat ini sering digunakan berkubang oleh Badak-Badak Sumatera. Panorama disekitar kolam badak ini sangatlah indah bila cuaca cerah. Karena lokasinya sangat terbuka sehingga memungkinkan pendaki untuk menyaksikan area di kawasan bawah. selain itu di tempat ini juga terdapat genangan air yang menyerupai sebuah danau. 

Ditempat yang cukup terbuka dengan sinar matahari yang cukup ini pendaki dapat menyempatkan diri menjemur segala perlengkapan pendakian yang basah.
Selepas area kolam badak medan yang akan dilalui pendaki kembali menanjak dan sesekali menurun dengan pemandangan yang sangat indah. untuk mencapai Camp Bipak perlu waktu 5.5-6 jam.

BIPAK - BIPAK KALENG
Bipak kaleng merupakan sebuah pos yang berasal dari kata bivoak atau bivak. Tempat ini berada disebuah puncak bukit kecil yang tak bernama, biasanya pada hari ke 7 pendaki akan tiba disini. Puncak Leuser belumlah menampakan dirinya. Untuk sampai ke bipak kaleng memakan waktu selama 5-6 jam pendakian dengan medan yang hampir sama dengan sebelumnya, yakni naik turun melewati perbukitan dan lembah.

BIPAK KALENG - BIPAK BATU
Dinamakan bipak kaleng karena diarea ini terdapat bekas kaleng sisa makanan yang didrop dari helikopter kepada rombongan yang kehabisan perbekalan. untuk sampai ke bipak batu hanya memerlukan waktu 30-45 menit.

BIPAK BATU - PADANG SABANA
Dinamakan bipak batu karena di tempat ini banyak terdapat batu berserakan dengan dikelilingi vegetasi semak dan nyaris tidak terdapat pepohonan. Dari area ini puncak Gunung Leuser masih belum tampak. Selepas area ini lintasan landai dan tidak begitu menanjak. Ditengah pendakian dapat di temui sebuah sungai kecil yang membentang, airnya jernih. Untuk mencapai padang sabana diperlukan waktu 4-4.5 jam.

PADANG SABANA - PUNCAK LOSER
Padang sabana merupakan padang rumput yang sangat luas dan indah. Area ini dapat digunakan pendaki sebagai tempat summit attack untuk keesokan harinya menuju puncak Loser. Lintasan menuju puncak loser tidaklah begitu menanjak dan hanya membutuhkan waktu selama 1.5 jam.

Puncak Loser merupakan yang tertinggi dari puncak Leuser. Puncak ini mempunyai ketinggian 3404 mdpl, dan hanya berdampingan dengan puncak gunung Leuser yang merupakan rentetan Bukit Barisan yang memanjang di sepanjang pulau Sumatera.

Kemudian perjalanan dapat dilanjutkan menuju Puncak Leuser yang membutuhkan waktu pendakian 5-6 jam, dengan melewati beberapa punggungan. Setiba di Puncak Leuser pendaki dapat menyaksikan indahnya Taman Nasional Gunung Leuser yang berbukit -bukit bergelombang seluas 950.000 ha dan dihiasi oleh deburan ombak nun jauh di sisi selatan diantara kabut tipis yang melintas, yang menyadarkan betapa kecilnya umat manusia dibandingkan ciptaan Tuhan.

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Gunung Leuser terletak di wilayah pedalaman, sehingga fasilitas dan akomodasi untuk wisatawan nyaris tidak ada, kecuali hanya beberapa rumah adat penduduk yang disediakan untuk menginap para pendaki gunung yang bermalam.

Untuk Pendaki silakan mencoba dan rasakan Tracknya.Mungkin Homestay Adalah pilihan terbaik disana.selain menghemat biaya perjalanan anda juga dapat memperlajari kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman Gunung Leuser

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Leuser adalah dari bulan Maret Hingga Agustus,Dikarenakan Pada Bulan Ini Untuk Wilayah Sumatera Utara Dan Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam Masuk Kedalam Musim Kemarau,Sehingga Kondisi Cuaca Sangat Bersahabat Bagi Anda Untuk Melakukan Pendakian

Syarat Apa Yang Harus Saya Lakukan Sebelum Kesana ?

PERIZINAN
Selain medan yang membahayakan, juga karena keadaan keamanan di NAD belum sepenuhnya stabil maka pendaki diharapkan mengurus segala perizinan mulai dari Pemda TK I,Kadit Sospol,Kapolres Aceh Tenggara,Basarnas di KKR Polonia Medan,TNGL Aceh Tenggara, Surat keterangan dari organisasi pendakian dan juga surat keterangan dokter.

Know Before You Go

  • Meskipun  Puncak Gunung Leuser berada di NAD akan tetapi akses pendakian yang paling dekat dicapai dari Medan–Sumatera Utara, bukan dari Banda Aceh
  • Pendakian Membutuhkan Waktu Kurang Lebih 15 Hari Jadi Persiapkanlah Kondisi Fisik,Bekal Makan Dan Bekali Pula Diri Anda Dengan Obat-Obatan Yang Memadai Selama Pendakian Disana
  • Pandai-Pandailah Memanajemen Kalori Dan Makanan Anda.Untuk Menghindari Habisnya Bekal Makanan Ada Baiknya Bekal Makanan Anda Di Timbun Di Wilayah Bivak Kaleng,Ini Juga Di lakukan Oleh Semua Pendaki Disana.Hal Ini Berfungsi Sebagai Cadangan Makanan Atau Sekedar Meringankan Beban Yang Anda Bawa Selama Perjalanan Baik Perjalanan Menuju Puncak Maupun Perjalan Pulang Nantinya
  • Gunung Leuser Merupakan Konservasi Hutan yang Sangat Terjaga Banyak Hewan Buas yang Melintas Selama Anda Menuju Puncaknya Antara Lain yaitu: harimau sumatera, gajah, badak, siamang, kera, macan tutul, reptil.Jadi Silahkan Pergunakan Guide Yang Memahami Kondisi Alam Yang Baik
  • Pendakian Sangatlah Memakan Waktu Yang Cukup Panjang Dan Tidak Hanya Itu,Anda Juga Harus Memiliki Makanan Yang Cukup Untuk Di Bawah Kesana,Jadi Bawalah Forter(Pembawa Barang).
  • Vegetasi Gunung Leuser Adalah mencakup hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan sampai hutan subalpine,Maka Fari Itu Pencegahan terhadap Malaria penting namun Anda harus menghubungi dokter Anda tentang tindakan pencegahan atau pengobatan jika terjadi infeksi. 
  • Anda juga perlu memastikan asuransi  kesehatan jiwa Anda dari penyedia asuransi, mereka akan menanggung biaya terhadap resiko trekking di hutan, khususnya di hutan lebat Leuser.
  • Pendaki pemula Tidak dianjurkan Untuk Melakukan Pendakian Disini,Karena Kondisi Alam dan Lamanya Pendakian Menjadi Beban Tersendiri Pada Saat Anda Menapaki Puncaknya
  • Obat-Obatan
    • krim sunblock.
    • Obat Anti Diare.
    • Pil Malaria.
    • Pembasmi serangga.
    • Garam Dehidrasi.
    • Obat Anti Flu.
    • Antibiotik.
    • Anda harus memiliki vaksinasi Tetanus yang masih berlaku.
Jadi Bagaimana Sahabat TravelEsia,Apakah Anda tertarik Untuk mendaki dan menjajakan kaki di Gunung Leuser.Jika Anda berkunjung ke Nangroe Aceh Darusalam Sempatkanlah Untuk Mengunjungi Gunung Leuser sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia
,


Pantai Sumur Tiga : Menyambangi Surga Tersembunyi Pulau Sabang

Pantai Sumur Tiga - Pulau Sabang - Membicarakan Mengenai Keindahan Pulau Sabang Memang Tiada habisnya,pemandangan pantai yang masih alami dan menakjubkan dengan pantai pasir putih dan ombak laut yang cukup besar.Diperjalanan, anda tidak akan merasa lelah karena sepanjang jalan dimanjakan dengan pemandangan yang indah mulai dari lereng pegunungan dengan hutan lebat dan alami, bukit dan perkebunan

Pantai Sumur Tiga

ini diberi nama Sumur Tiga karena memiliki tiga sumur air tawar yang terdapat di sepanjang pantainya. Pantai Sumur Tiga memiliki karakteristik yang berbeda dengan Pantai Iboih atau pun Pantai Gapang. 

Pasir di Pantai Sumur Tiga lebih putih berkilau bak kristal dan lembut meskipun airnya sedikit berombak. Panorama pantainya membentangkan laut biru dipadu angin sepoi yang menggerakkan nyiur di pinggir pantai. 

Apa yang tersaji di sini adalah perpaduan keindahan dan kedamian yang sesungguhnya menghadap langsung ke samudera luas. Akan Anda dapati wisatawan di sini menikmati liburan mereka dengan santainya. Tiduran di pasir putihnya, bercengrama dengan orang yang mereka sayangi, berenang di laut jernih, atau berbincang dengan warga setempat, akan menjadi kegiatan pengisi waktu di pantai ini.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Pantai Sumur Tiga Merupakan Pantai jernih dengan air laut berwarna biru kehijauan adalah pemandangan yang sangat menenangkan jiwa. Pohon kelapa yang dihembuskan oleh angin laut pastinya akan membuai Anda saat rebahan di pasir pantai atau duduk di rerumputan dan bawah pohon kelapa. Jangan lupakan juga di sini berdiam begitu banyak benteng sisa Pendudukan Jepang untuk dijelajahi meski sayang kurang terawat

Pantai Sumur Tiga menghadap ke arah timur. Oleh karena itu, di sini Anda bisa melihat sunrise yang cantik. Selain itu, didukung dengan putihnya pasir pantai serta laut yang berwarna biru kehijauan, keindahan alam Pantai Sumur Tiga semakin sempurna.

Pantai Sumur Tiga adalah pantai berpasir putih dan bertekstur lembut dengan garis pantai yang sangat panjang. Mungkin ini pantai dengan garis pantai yang paling panjang yang ada di Kota Sabang. Saat pasang, ombak di pantai ini pun cukup besar dan akan tenang ketika surut di sore hari.

Tidak hanya cantik panoramanya, pantai ini juga jadi tempat paling asyik untuk menikmati matahari terbit di ujung barat Indonesia.Hembusan angin beraroma laut menggoyang nyiur yang berjejer di kaki bukit yang mengikuti pantai. Pada onggokan bukit beberapa bungalow terpacak-pacak di sela pohon-pohon kelapa tumbuh tak beraturan.

Menghabiskan liburan ke pantai ini sungguh menyenangkan. Sumur Tiga adalah salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata turis mancanegara di Sabang. Keindahannya yang membuat banyak wisatawan jatuh cinta dengan pantai ini. 

Kita bisa menikmati pemandangan dan sayup tiupan angin laut dengan bersantai di bawah payung sambil mencicipi menu-menu yang tersedia. Atau duduk santai di beranda bungalow. Alunan daun nyiur, deburan ombak, kicauan burung bersahutan cukup membuat Anda merasa damai dalam ketenangan.

Pantai yang indah rasanya belum lengkap kalau tak ikut menceburkan tubuh ke air, menikmati deburan ombak. Sumur Tiga juga sangat cocok untuk lokasi pemandian.

Ombaknya tak begitu ganas dan menariknya di lokasi ini juga terdapat terumbu karang, dengan kehadiran ikan yang berwarna-warni. 

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Untuk menuju Pulau Weh maka Anda bisa menggunakan kapal cepat (feri) atau kapal lambat dari Pelabuhan Ulee Lheue di Kota Aceh ke Pelabuhan Balohan di Sabang. Terletak di pantai timur Pulau Weh, Pantai Sumur Tiga hanya 5 menit berkendara dari Kota Sabang. 

Anda dapat mencapainya dengan mudah menggunakan mobil sewaan yang di sini disebut taxi. Harganya berkisar antara Rp70.000,- hingga Rp150.000,-.Dari Kota Sabang menuju Pantai Sumur Tiga, jalanannya mulus dengan pemandangan di kiri kanannya berupa pepohonan besar dari hutan tropis.

Pantai Sumur Tiga bisa dijangkau hanya sekira 10 menit dari Kota Sabang. Angkutan umum ke mari adalah angkot, yang bisa di pesan kapan saja. Perjalanan ke Sabang sendiri bisa ditempuh dari pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh. Dari sana, kapal fery KMP BRR dan dua kapal cepat siap membawa Anda ke pulau Sabang.  

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Pantai ini dekat dengan kota tetapi suasananya terasa tenang dan santai. Banyak Resort yang mungkin akan sempurna untuk bermalam di Pantai Sumur Tiga,Lokasinya hanya 15 menit dari Kota Sabang. Kisaran harganya yaitu Rp185,000,- hingga Rp280,000,-.

Disana Juga Terdapat Restoran,restoran ini menjadi satu bagian dengan penginapan. Namun letak restoran ini berada di bawah penginapan. Pemandangan yang tersaji jika anda duduk di restoran ini sambil menikmati segelas minuman dingin atau makan Mie Kuah Seafood. Kami yakin suasana ini akan membuat Anda betah berlama-lama di sini.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu Kunjungan Terbaik Ke Pulau Sabang Adalah Bulan April Hingga Agustus,Kondisi Air Yang Jernih Serta Kondisi Cuaca Dan Ombak yang Bersahabat sangat mempengaruhi Transportasi Atau Peyebrangan Dari Dan Akan Menuju Pulau Sabang.Pada Bulan April Hingga Agustus kondisi air laut dalam kondisi yang sangat baik untuk anda gunakan snorklink dan menyelam disana

Lokasi Wisata Apa Saja Yang Dapat Saya Kunjungi Disana ?

Untuk berkeliling Pulau Weh atau Sabang maka Anda bisa menyewa mobil atau motor agar petualangan menjadi lebih mudah. Berkeliling dengan sepeda atau motor akan menjadi sensasi yang menarik dan berkesan.

Sabang adalah sebuah kotamadya dari Pulau Weh yang dapat dijelajah dalam 1-2 hari. Apabila Anda berkeinginan mengunjungi beberapa tempat menarik yang masih bernuansa pantai maka kunjungi juga pantai-pantai berikut ini.
Pantai Gapang : Jalan Sabang – Iboih KM 21
Pantai Kasih : Jl.Hasanudin,
Pantai Teupin Layeu : Desa Iboih Km 23
Pantai Ujung Kareung : Desa Ie Meulee, Pulau Weh

Know Before You Go

  • Untuk menyewa kendaraan berupa sepeda motor, sepeda, atau mobil maka Anda bisa dapati di penginapan atau dari Pelabuhan Balohan.
  • Mengingat di Pulau Weh SPBU tidaklah banyak maka pastikan Anda rutin mengecek ketersedian bensin atau warga setempat menamakannya minyak. Di pinggir jalan biasanya tersedia penjual bahan bakar apabila sewaktu-waktu darurat Anda membutuhkannya.
  • Sabang seperti juga daerah lain di Provinsi Aceh menerapkan Hukum Syariah Islam meski di sini terbilang lebih longgar karena banyak wisatawan mancanegara.  
  • Makanan di Sabang pastinya jenis yang halal termasuk minuman yang tidak beralkohol. Di beberapa tempat tertentu minuman beralkohol dapat ditemukan dan khusus untuk wisatawan mancanegara.
  • Berpartisipasilah dalam menjaga kelestarian dan kebersihan sekitar Pantai Sumur Tiga
  • Mengunjungi Pantai Sumur Tiga Dan Lokasi Lokasi lain Di Pulau Sabang bersama banyak teman dapat menghemat biaya, misalnya biaya sewa speedboat.  Semakin banyak teman (maksimal 15; karena kapasitas speedboat 15 orang), makin sedikit biaya sharing yang Anda keluarkan untuk sewa speedboat.
Bagaimana Sahabat TravelEsia,Apakah Anda Tertarik untuk mengunjungi Pantai Sumur Tiga ini.Jika Anda Berkunjung Ke Banda Aceh,Belum Lengkap Rasanya Bila Anda Tidak Berkunjung ke PPantai Sumur Tiga ini.Mari Kita Dukung Indonesia Sebagai Destinasi Wisata Dunia
,


 

Manakah Destinasi Terbaik Di Indonesia

Support : Informasi lalu Lintas | | Traffic Information Center
Copyright © 2012 - 2017. Indonesia Tourism and Travel Information - Paket Wisata - Indonesia Tour Package - TravelEsia.Us - All Logos, Trademarks and Registered Trademarks Are The Property of TravelEsia Corporation.
Website Ini Dikelola Oleh : Devisi IT TravelEsia Published by TravelEsia Tour And Travel
Proudly powered by Flight And Hotel Search Engine